JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Terungkap apa yang menjadi biang kerok kasus gagal ginjal akut anak Indonesia yang saat ini menghebohkan.
Namanya etilen glikol atau Alkohol Beracun yang dicampur pada obat sirup di Indonesia.
Kandungan satu ini diidentifikasi pada beberapa Obat Sirup anak. Hasil sementara, sebanyak 15 dari 18 obat sirup yang diuji positif mengandung etilen glikol atau Alkohol Beracun.
# Baca Juga :BREAKING NEWS Kemenkes Larang Masyarakar Minum Obat Sirop, Dampaknya Sangat Mengerikan
# Baca Juga :Kemenkes Sebut Ginjal Akut Misterius Capai 206 Kasus, 99 Anak Meninggal Dunia
# Baca Juga :SIAPA Sangka Pisang Bisa Meredakan Radang Asam Urat, Bisa Dicoba Obat Herbal Lainnya
# Baca Juga :RSUD Ulin Banjarmasin Jadi Pusat Pelayanan Jantung, Kanker, Stroke dan Ginjal di Kalsel
Mengutip laman NCBI, etilen glikol (C2H6O2) adalah ‘alkohol beracun’ yang digunakan oleh banyak industri rumah tangga.
Istilah ‘alkohol beracun’ sendiri merujuk pada beberapa jenis alkohol seperti metanol dan isopropil alkohol.
Pada dasarnya, etilen glikol merupakan cairan tidak berwarna yang memberikan rasa manis. Namun, terkadang kandungan satu ini juga kerap digunakan sebagai bahan pelarut.
Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) telah menegaskan bahwa etilen glikol memberikan efek racun pada manusia saat dikonsumsi. Adapun beberapa gejala yang umum diperlihatkan di antaranya:
– sakit perut,
– muntah,
– diare,
– sulit buang air kecil,
– sakit kepala,
– perubahan kondisi mental,
– cedera ginjal akut.
Masyarakat tentu perlu tahu apa itu etilen glikol dalam obat sirup dan apa yang membuatnya berbahaya.
Mengutip Science Direct, etilen glikol dimetabolisme oleh alkohol dan aldehida dehidrogenase untuk menghasilkan metabolit beracun.
Namun perlu dicatat, apa yang terjadi di Gambia dan Indonesia bukan kasus yang pertama.
Jauh sebelum itu, kasus paparan senyawa berbahaya dalam obat juga pernah terjadi di Amerika Serikat.
Pada tahun 1937, AS menghadapi bencana obat besar-besaran. Diatilen glikol–senyawa yang mirip dengan etilen glikol–menjadi biang keroknya.
Dietilen glikol ditemukan dalam obat Elixir Sulfanilamide. Dietilen digunakan untuk melarutkan sulfanilamide.
Obat ini telah diuji untuk rasa, penampilan, dan aromanya. Namun, tidak untuk keamanan.
Akibatnya, 100 pasien meninggal dunia setelah mengalami kesakitan parah setelah meminum obat tersebut.
Mayoritas korban adalah anak-anak yang sempat mengalami batuk dan sakit tenggorokan.
Mengetahui informasi tentang apa itu etilen glikol pada obat sirup dapat membantu Anda untuk tetap berjaga-jaga.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/cnnindonesia.com/







