Panggung Berkonsep Digital Futuristik Antarkan Gubernur Kalsel Raih Penghargaan Dunia

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – MTQ Nasional XXIX sukses terselenggara di Kalimantan Selatan (Kalsel) seiring dengan ditutupnya rangkaian acara oleh Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi pada Selasa (18/10/2022) malam.

Selain menempati posisi tiga besar serta meraih gelar bergengsi Qari Qariah terbaik I Cabang Tilawah Dewasa dan Qiraat Mujawwad, tuan rumah juga berhasil menorehkan hal membanggakan lainnya pada perhelatan akbar ini.

# Baca Juga :Berlokasi di ‘Segi Tiga Emas’, Kalsel Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXIX 2022

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Raih Penghargaan Pemrakarsa MTQ Nasional Konsep Digital Futuristik

# Baca Juga :Kalsel Juara 3 pada MTQ Nasional XXIX, Naik 18 Peringkat Dibandingkan Sebelumnya

# Baca Juga :Tim Dayung Javed Raih Juara pada Festival Balap Jukung Meriahkan MTQ Nasional XXIX

Torehan istimewa itu adalah penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) yang diterima Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, sebagai Pemrakarsa Rekor MTQ Nasional XXIX dengan Konsep Digital Futuristik dan Dinamis Pertama di Indonesia.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak atas kesuksesan Kalsel sebagai tuan rumah MTQ Nasional dan sekaligus penghargaan ini. Kita ingin MTQ Nasional tahun ini dikenang sepanjang masa, berkonsep digital, dinamis, namun tetap kental dengan nuansa religi,” kata Sahbirin, Banjarbaru, Rabu (19/10/2022).

Dipersiapkan dengan matang, panggung utama MTQ Nasional XXIX memiliki luas 60 x 30 meter, dilengkapi layar LED 38 x 10 meter dan permainan lighting yang memberikan kesan futuristik dan dinamis.

Tidak hanya di panggung utama, konsep digital juga dihadirkan pada tahapan registrasi ulang yang menggunakan pemindai sidik jari, informasi yang disajikan melalui website resmi, serta seluruh rangkaian lomba yang bisa disaksikan melalui youtube, selain menonton langsung di 12 venue.

“Bagi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kerinduan 52 tahun untuk menjadi tuan rumah penyelenggara MTQ Nasional telah terobati. Suatu ikhtiar bersama meraih sukses di penyelenggaraan MTQ Nasional ke-29 ini, juga diharapkan melahirkan kesuksesan dalam membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan kita, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat hingga berbangsa dan bernegara,” ucap Sahbirin.