BATULICIN, Kalimantanlive.com – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar melalui Asisten Administrasi Umum Sekda Tanbu Andi Aminuddin mengatakan, Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyebab utama kematian secara global dan 73 persen di Indonesia tahun 2016.
“Adapun penyebab utama kematian secara global itu antara lain, jantung, pembuluh darah, diabetes, kanker, penyakit pernapasan kronis, dan cedera serta tindak kekerasan,” ujar Andi Aminuddin saat Penggalangan Komitmen Pelaksanaan Program Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM) lintas program dan lintas sektor tahun 2022, di Mahligai Bersujud, Kamis (20/10/2022).
Menurut Andi Aminuddin, di Indonesia PTM menyumbang 73% penyebab kematian pada tahun 2016.
BACA JUGA:
Menuju Status Tipe B, RSUD DHAAN Batulicin Tanah BUmbu Bangun Ruang ICU
“Peningkatan prevalensi PTM berdampak terhadap peningkatan beban pembiayaan kesehatan yang harus ditanggung Negara dan masyarakat,” katanya.
Karena itu, ujar Andi Aminuddin, komitmen dan strategi pengendalian PTM, menurunkan morbiditas, mortalitas, serta disabilitas PTM melalui intensifikasi pencegahan dan pengendalian faktor risiko dan pengendalian PTM melibatkan seluruh stakeholder terkait.
“Saya berharap Posbindu PTM dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM, sehingga nantinya dapat mensejahterakan masyarakat Bumi Bersujud,” ujarnya.
Sebelumnya Sekretaris Dinkes Tanbu, Arman Jaya mengatakan, pelaksanaan kegitaan ini dalam rangka untuk meningkatkan peran serta fungsi masing-masing sesuai dengan kewenangan Posbindu dalam hal penanganan PTM di Tanbu.
“Tujuan pelaksanaan Posbindu dapat dilakukan secara massal di Kabupaten Tanah Bumbu, sehingga penanganan penyakit lebih mudah,” ungkap Sekretaris Dinkes.










