TNI, katanya, mengerahkan Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia (Satsiber TNI) dan Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.
“Kami juga punya unsur-unsur yang menggeluti siber, seperti Satsiber TNI dan juga Bais TNI yang memiliki sedikit infrastruktur siber. Intinya, kami ikut apa yang diatur oleh BSSN,” ujar Panglima TNI.
Pihaknya sudah beberapa kali bertemu dengan pihak BSSN untuk membahas hal-hal terkait simulasi pengamanan siber pada G20.
“Pada saat technical floor game 30 September kemarin pun, Kepala BSSN dengan timnya juga hadir untuk membicarakan beberapa simulasi,” ucap Andika.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/cnnindonesia.com/







