KRONOLOGI Beton Proyek Jembatan Sulawesi II Banjarmasin Ambruk, Seorang Tewas, Warga Merasakan Geratan

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kecelakaan kerja dialami seorang pekerja proyek pembangunan Jembatan Sulawesi II di Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (23/10/2022) sekira pukul 14.45 Wita.

Seorang pekerja itu diduga terkena reruntuhan material jembatan yang akan dipasang atau digeser menggunakan alat berat.

Saat kejadian korban tertindih kerangka beton jembatan, sehingga butuh waktu lama untuk. beberapa relawan dapat mengevakuasi korban.

# Baca Juga :Tahan Serangan Rusia Masuk Ibu Kota, Militer Ukraina Runtuhkan Jembatan di Utara Kiev

# Baca Juga :DIHANTAM Bus Besar, Jembatan Paringin Ambrol, Akses Roda 4 Pun Ditutup Total

# Baca Juga :Komisi III DPRD Kalsel Berharap Jembatan Pabahanan Pelaihari Rampung Akhir April 2021

# Baca Juga :BPBD Tanah Bumbu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Oprit Jembatan Rusak Akibat Banjir di Angsana

Akibat insiden itu, pembangunan Jembatan Sulawesi II dihentikan, Minggu (23/10/2022).

Pekerja yang tewas bernama Kasim (50), tertindih batang beton besar (girder) di lokasi proyek di wilayah Kelurahan Antasan Kecil Timur tersebut.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Sudarmadiyah, mengatakan, lokasi proyek sudah dipasang garis polisi.

“Nanti kami meminta pihak penyedia untuk membuat laporan kepada pihak kepolisian terkait kronologisnya seperti apa,” ucapnya.

Padahal, proyek Jembatan Sulawesi II ini ditargetkan harus selesai pada Desember 2022.

“Detail seperti apanya, kami belum tahu. Kami akan koordinasi lebih lanjut dulu dengan penyedia dan PPK terkait mengapa sampai girder itu terpeleset,” bebernya.

Disampaikannya juga bahwa girder atau batang beon besar yang menimpa pekerja itu adalah yang kedua pada segmen satu.

“Jadi, girder satu sudah terpasang. Kemudian pemasangan girder yang kedua segmen satu, itu yang menimpa,” pungkasnya.

Kronologi Tewasnya Pekerja

Diberitakan sebelumnya, Kasim (50), korban tertimpa beton besar, Minggu (23/10) sekitar pukul 14.45 Wita.,

Pekerja asal Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, ini tewas dalam perjalanan menuju ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Penuturan Fajrin, warga setempat yang ikut mengantarkan korban menuju rumah sakit, menyampaikan, terdapat luka parah di bagian pinggang.

“Saat korban diangkat dari titik terjepit, baru darahnya mengalir deras keluar dari luka di bagian pinggang,” ujarnya.

Warga melihat lokasi pekerja tewas di Jembatan Sulawesi II Banjarmasin Minggu 23102022.

Bahkan menurut Fazrin, luka yang ada di pinggangnya sangat parah.

“Sampai ada terlihat keluar dari dalam perutnya,” bebernya.

Seorang saksi, H Undul, menyampaikan, saat itu sedang duduk di depan pintu rumahnya yang tepat berada di depan lokasi pembangunan Jembatan Sulawesi II.

“Melihat pas beton jatuh, terdengar suara keras, bahkan sampai terasa getaran hingga rumah saya,” ujar dia saat diwawancarai di rumahnya.

H Undul pun segera mendekati lokasi kejadian untuk melihat apakah ada korban dilokasi.

“Dalam hati berdoa semoga tidak ada korban. Setelah dekat, saya melihat ada satu pekerja yang tertindih beton,” bebernya.

Dari keterangan H Undul, kondisi korban saat ingin dibawa ke RSUD Ulin sudah sangat lemas.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/banjarmasin.tribunnews.com