MALANG, KALIMANTANLIVE.COM – Meski Tragedi Kanjuruhan sudah berlalu selama 24 hari, namun korban tewas terus saja bertambah.
Minggu (23/10/2022) malam tadi, seorang Suporter Arema FC, Aremania, Farzah Dwi Kurniawan dikabarkan meninggal dunia.
Meninggalnya suporter ini menambah panjang daftar jumlah korban tewas Tragedi Kanjuruhan yang menurut data terakhir jadi 135 orang.
# Baca Juga :Rumah Keluarga Diserbu Polisi, Autopsi 2 Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan Mendadak Batal
# Baca Juga :KENGERIAN Tragedi Kanjuruhan Diungkap TGIPF, Mahfud MD: Lebih Mengerikan dari Semprot Mati!
# Baca Juga :Ada Apa? Tenaga Medis dan Pelajar Kena Pukul Oknum Aparat di Tragedi Kanjuruhan Minta Perlindungan LPSK
# Baca Juga :Penjual Dawet Gadungan saat Tragedi Kanjuruhan Bekas Pengurus PSI, Suprapti Fauzi Bersimpuh Minta Maaf
Kabar duka itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif.
Husnul menyebut Farzah meninggal pada Minggu (23/10/2022) malam.
“Benar atas nama pasien F,” kata Husnul saat dikonfirmasi, Senin (24/10/2022) pagi.
Meski demikian ia mengaku belum mengetahui penyebab Farzah meninggal. Menurutnya, almarhum sempat dirawat di RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang.
“Untuk penyebab saya belum dapat informasi,” ujarnya.
Sebelum meninggal, Farzah Aremania asal Sudimoro itu disebut sudah dirawat di RSSA Malang selama 23 hari.
CNNIndonesia.com telah berupaya mengonfirmasi perihal wafatnya Farzah ke Direktur RSSA dr Kohar Hari Santoso. Namun yang bersangkutan belum memberikan respons.
Dengan kepergian Farzah, maka korban tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah menjadi 135 jiwa.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/CNN Indonesia







