Tampilkan Kesedihan Putri Diana, Film The Crown 5 Diboikot Raja Inggris Charles II

KALIMANTANLIVE.COM – Film The Crown Season 5 yang baru tayang 9 November 2022 mendatang, sudah mendapat banyak kecaman.

Berbagai pihak menyerukan kritik hingga boikot terhadap The Crown Season 5.

Tal tanggung-tanggung, kritik itu datang dari pesohor Inggris hingga lingkungan Istana Kerajaan Inggris.

# Baca Juga :Seakan Dapat Wangsit, Ini Kisah Produser Film Saranjana Kota Ghaib

# Baca Juga :FLASH Warning Film Pengabdi Setan 2, Waspada Bagi Pengidap Epilepsi Fotosensitif

# Baca Juga :Sisi Gelap Kehidupan Raja Film Laga Hongkong Jackie Chan Diungkap dalam Memoar Never Grow Up

# Baca Juga :Film-film Ini Akan Mengisi Layar Indonesia, Cocok untuk Hiburan Sekeluarga

Salah satu seruan protes paling awal datang dari sejumlah teman dekat Raja Charles II di lingkungan kerajaan. Protes itu muncul tak lama setelah first look The Crown 5 dirilis.

Tak lama berselang, Pangeran William juga disebut kesal dengan serial tersebut karena menampilkan adegan kesedihan Putri Diana.

Mantan Perdana Menteri Inggris John Major juga ikut menyerukan boikot terhadap The Crown 5 karena plot yang dinilai tidak akurat.

Terbaru, Judi Dench ikut menyuarakan kecaman terhadap musim terbaru serial tersebut lewat surat terbuka untuk Netflix, studio yang menaungi produksi The Crown.

Berikut sederet protes pesohor Inggris yang memboikot perilisan The Crown:

1. Kerabat Raja Charles III

Sejumlah teman dekat Raja Charles III di lingkungan Istana Buckingham menuding plot yang diangkat The Crown 5 tidak sesuai kenyataan.

Mereka juga mengajak orang-orang untuk ikut memboikot musim terbaru serial tersebut lantaran tidak akurat.

“Semua dialognya sungguh dibuat-buat. Semua percakapan yang ada dalam layar adalah fiksi,” ungkap salah seorang sumber terdekat dari Istana kepada Daily Mail, Minggu (16/10/2022).

“Beberapa adegannya dibuat semata-mata untuk tujuan dramatis dan komersial tanpa sedikit pun memperhatikan kebenarannya. Orang-orang harus memboikot ini” tuturnya.

2. Pangeran William

Pangeran William juga dikabarkan kesal dengan plot The Crown 5 karena menampilkan adegan kesedihan Putri Diana dalam wawancara bersama media Inggris pada 1995.

Berdasarkan sumber dalam Istana Buckingham, Pangeran William menilai adegan itu menjadi bukti Netflix hanya mengambil untung tanpa rasa sakit Diana.

“Dapat dimengerti dia (Pangeran William) marah atas dramatisasi drama itu demi keuntungan finansial,” kata sumber seperti diberitakan Daily Mail.

3. Mantan PM Inggris John Major

Kritik juga datang dari John Major, mantan PM Inggris yang digambarkan dalam salah satu adegan krusial The Crown 5. Major tidak terima dengan penggambaran serial itu terhadap dirinya dan istrinya, Norma, yang dikatakan meremehkan Ratu Elizabeth beserta keluarga kerajaan.

Terkait plot-plot tersebut, perwakilan John Major membantah kebenarannya dan menyebutnya sebagai “banyak omong kosong yang dijajakan tanpa alasan lain selain untuk memberikan dampak dramatis yang maksimal – dan sepenuhnya salah.”

Pihak Major juga mengatakan mantan perdana menteri itu tidak pernah didekati oleh Netflix untuk mengecek fakta sejarah. Mereka menegaskan isi pembicaraan antara dirinya dengan Charles yang sekarang kini menjadi Raja Inggris itu bersifat pribadi.

“Tidak satu pun dari adegan yang Anda gambarkan akurat–dengan cara apa pun. Mereka fiksi secara murni dan sederhana,” tambah perwakilan itu.