KALIMANTANLIVE.COM – Badan Metreologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di Indonesia untuk Selasa (25/10/2022).
Seperti dilansir di bmkg.go.id, BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Yogyakarta, Banten, hingga Jawa Tengah perlu waspada cuaca ekstrem hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Sementara itu untuk Provinsi Kalimantan Selatan, BMKG menulis peringatan dini cuaca sebagai berikut: “Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang/sore hari di wilayah Kota/Kabupaten Banjarmasin, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tanah Bumbu dan Kotabaru”.
# Baca Juga :Daftar Wilayah Bercuaca Ekstrem, 21 Oktober 2022, BMKG: Kalsel Hujan Lebat dan Angin Kencang
# Baca Juga :BMKG: Hujan Lebat Landa di 32 Wilayah Kamis 20 Oktober 2022, Kalsel Dilanda Kilat dan Angin Kencang
# Baca Juga :Hujan Petir Bakal Hantam Kalsel, Hari Ini, BMKG: Sebagian Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat
# Baca Juga :Prakiraan Cuaca di Indonesia Senin, 17 Oktober 2022, BMKG: Kalimantan Hujan Sedang Hingga Lebat
Selain itu BMKG merinci peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Menurut BMKG, bibit Siklon Tropis 93W terpantau di Laut Filipina yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Filipina bagian selatan, di Laut Sulawesi, di Sulawesi Utara dan di Papua Barat serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Samudera Pasifik utara Papua Barat.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat dan perairan sekitarnya.
Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudera Hindia sebelah barat Lampung dan di Laut Natuna yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang di Kep.Riau, di Kalimantan Barat dan di Selat Karimata dan daerah konfluensi di Samudera Hindia sebelah barat Lampung dan di Selat Malaka.
Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di Sumatera utara, di Sumatera Barat, di Bengkulu, dari perairan sebelah selatan Jawa Barat hingga Jawa Tengah, di Jawa Timur, dari perairan sebelah selatan Bali hingga NTB, di Kalimantan Selatan, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara, dari Selat Makassar hingga Laut Maluku, di Maluku, di perairan utara Papua Barat, di Papua Barat dan di Papua serta daerah konfluensi di Laut Jawa bag barat dan di Kalimantan Barat bag selatan.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kep. Riau
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur







