69 Bakal Calon Kades dari 10 Desa se-Kabupaten Banjar Ikut Tes Tertulis di ULM, Soal Dijamin Aman

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Sebanyak 69 bakal calon (balon) kepala desa (pembakal) dari 10 Desa dan tujuh Kecamatan se-Kabupaten Banjar mengikuti tes tertulis yang diselenggarakan pihak Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kamis (26/10/2022).

Tes tertulis dilakukan mengingat jumlah bakal calon kades atau pembakal yang mendaftar di setiap desa lebih dari lima orang.

Sesuai aturan, bila jumlah pesertal yang mendaftar di satu desa lebih dari lima orang, harus dilakukan ujian tertulis untuk menentukan lima orang bakal calon yang akan bersaing di Pilakades serentak.

BACA JUGA:
Bupati Banjar Saidi Mansyur Sampaikan Raperda Penambahan Penyertaan Modal Bank Kalsel di DPRD Banjar

Tes tersebut meliputi uji kelayakan, pengetahuan umum dan kapasitas bakal calon kepala desa.

Selain tes tertulis, pada kesempatan itu juga dilaksanakan deklarasi damai bagi balon kades atau pembakal yang akan bertarung di Pilkades serentak 17 November 2022 mendatang.

Ketua DPC Asosiasi Pemerintahan Desa (APDESI) Kabupaten Banjar, M Gazali, menyatakan, pihaknya mendukung deklarasi bagi para balon Pembakal kali ini dan ikut berperan melalui organisasi APDESI guna melancarkan tahapan Pilkades agar berjalan aman damai dan kondusif.

“Kami ingin para bakal calon Kades ini bisa bijak dan dewasa apa pun hasil Pilkades nanti, karena siapa pun yang terpilih itulah yang terbaik pilihan warga,” ujar

Sementara itu Kepala Study Kebijakan publik ULM Dr Taufik Arbain, SSos MSI yang ditugaskan membuat soal ujian bagi balon kades se-Kabupaten Banjar, mengharapkan para peserta bisa memahami soal secara gamblang.

“Kami dari ULM diberi amanah untuk membuat soal ujian bagi balon pembakal se-Kabupaten Banjar di antaranya materi uji tertulis agama, budaya maupun Pancasila, perundang-undangan dan pemerintahan,” katanya.

Taufik Arbain berharap para peserta bisa memahami dan menelaah setiap soal dengan cermat dan seksama sehingga secara gamblang pengetahuan mereka bisa diketahui

“Harapan kami nilai objektivitas pilihan soal ini bisa tercapai dengan baik,” ujarnya.