BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Peristiwa yang nyaris menelan korban jiwa satu keluarga terjadi di Jalan Pekapuran Raya, Kompleks Arafah IV RT 14, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (30/10/2022) sekitar pukul 01.30 Wita.
Sebuah rumah kontrakan nyaris ludes dilalap si jago merah, beruntung anggota barisan pemadam kebakaran (BPK) cepat datang dan memadamkan kobaran api.
Akibat peristiwa itu, Teraina bersama suaminya, Sayuti Hakim, dan balitanya yang masih berumur 3 tahun nyaris terpagang dalam kobaran api melahap di kediamannya.
# Baca Juga :Kebakaran di Karang Paci Banjarmasin, Pemprov Kalsel Berikan Bantuan Tanggap Darurat
# Baca Juga :Breaking News! Kebakaran Terjadi di Jalan Karang Paci Banjarmasin Timur
# Baca Juga :Kebakaran di Antasan Kecil Barat Banjarmasin, Satu Rumah Hangus, Warga Lihat Api dari Plafon
# Baca Juga :Dinsos Kalsel Gerak Cepat Salurkan Bantuan pada Korban Kebakaran di Barito Kuala
Bahkan, Teraina bersama keluarganya sempat terkurung di dalam rumah selama sekitar 20 menit.
Hal Itu akibat dari kobaran api yang menyala tepat di depan pintu kontrakannnya yang dia tempati.
Kontrakan itu berada di kawasan Jalan Pekapuran Raya, Kompleks Arafah IV RT 14, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Diceritakan Teraina , dini hari itu mencium aroma sejenis bensin. Sedangkan kontrakan ini milik orangtuanya. Ada 5 pintu pada bangunan kontrakan ini, salah satunya ia tempati.
“Pas mau keluar mencari tahu bau tersebut berasal dari mana, api tiba-tiba langsung menyambar bangunan dinding bagian depan kontrakan,” ucap Terania saat diwawancarai di kontrakannya.
Ia bersama suami tak bisa berbuat apa-apa, saat api masih berkobar di dinding bagian luar.
“Untungnya ada para petugas dari Barisan Pemadam Kebakaran di dekat sini, sehingga mereka langsung memadamkan api yang melalap dinding luar bagian depan kontrakan,” jelasnya.
Saat itu, ia bersama suami dan balitanya yang berusia 3 tahun sempat merasa kesulitan bernapas. Karena, asap dari api tersebut memasuki kediaman.
“Kasihan anak saya yang masih berumur tiga tahun, terkurung kobaran api, mana asap sudah masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.
Rupanya, api tersebut muncul akibat perbuatan pelaku berinisial S yang diduga sengaja ingin membakar kontrakan tersebut. Tempat kontrakan ini diduga sengaja dibakarnya.
Saat ini, pelaku S yang diketahui masih memiliki ikatan saudara dengan Teraina, sudah diamankan di Polsekta Banjarmasin Timur.
Dari keterangan Teraina, pelaku memang sering membuat onar. Sedangkan tempat tinggal pelaku berjarak sekitar 20 meter dari kontrakannya.
“Memang sering mengganggu kami. Pernah menebarkan beling hingga darah di depan kontrakan. Orangnya memang sering mabuk-mabukan, bahkan sering mengamuk di kampung,” jelas Teraina










