BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Giat malam Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) diawali atau start dari Kantor BPS Kota Banjarbaru, kemudian menuju titik-titik yang disinyalir terdapat beberapa tunawisma disudut-sudut Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Tim dari Badan Pusat Statistik, TNI/Polri dan Diskominfo Kota banjarbaru mendatangi titik-titik lokasi pendataan yang dibagi menjadi dua wilayah di Kota Idaman.
# Baca Juga :25 Wilayah Alami Hujan Lebat Senin 31 Oktober 2022, BMKG: Banjarbaru dan Banjarmarin Cerah Berawan
# Baca Juga :Ibu-ibu di Cempaka Banjarbaru Serbu dan Borong Produk Harga Miring di Pasar Murah
# Baca Juga :Diskominfo dan BNN Goes to SMK 2 PGRI Banjarbaru, Lakukan Sosialisasi P4GN & SP4N
# Baca Juga :Agar Website SKPD Lebih Berkualitas, Admin Kecamatan & Kelurahan Banjarbaru Dibekali Ilmu Jurnalistik
Tim pertama menuju daerah Batas Kota Banjarbaru, sedang tim kedua menuju daerah Landasan Ulin, kemudian giat berakhir dititik kumpul depan Balai Kota Banjarbaru.
Giat malam yang dilakukan BPS Kota Banjarbaru untuk melakukan pendataan Regsosek lengkap kepada seluruh keluarga yang di Kota Banjarbaru.
Dari tingkat desa/kelurahan, termasuk pendataan tunawisma yang dilaksanakan Minggu (30/10/2022) malam.
Seperti diamanatkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1997 tentang statistik dan intruksi Presiden Republik indonesia No.4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Badan Pusat Statistik (BPS) diamanatkan untuk melakukan kegiatan Pendataan Awal Regsosek.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesehjateraan, yang terhubung dengan data induk kependudukan, serta basis data lainnya.
Sedangkan manfaat dari Regsosek ini adalah untuk menghasilkan data terpadu, untuk program perlindungan sosial serta untuk keseluruhan program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan pemerintah yang lebih terarah.
Kepala BPS Kota Banjarbaru, Arih Dwi Prasetyo mengatakan bahwa lokasi-lokasi yang sudah di predisksi dan inventarisir untuk didatangi dan ditelusuri.
“Dari hasil dilapangan memang benar ada beberapa penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap. Dan semoga ini menjadi salah satu wujud bahwa kegiatan Regsosek benar-benar akan mendata seluruh penduduk,” ujarnya.
Lanjut Arih, dirinya sangat berterima kasih kepada unsur dari TNI/Polri dan Diskominfo Kota banjarbaru yang telah menyertai kita selama pelaksanaan Regsosek ini, hingga berjalan dengan lancar.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id










