KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa akan ada 31 wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat, kilat, dan angin kencang.
Sementara untuk Kalimantan Selatan (Kalsel) cuaca cukup bersahabat hari ini yang didominasi cuaca berawan, seperti di kota-kota utama Banjarbaru dan Banjarmasin, sepanjang siang, malam hingga dini hari hanya diselimuti awan.
Untuk suhu udara di Kalsel berkisar antara 23 – 34 derajat celsius dengan kelembapan rata-rata 50 – 95 persen
# Baca Juga :25 Wilayah Alami Hujan Lebat Senin 31 Oktober 2022, BMKG: Banjarbaru dan Banjarmarin Cerah Berawan
# Baca Juga :Prakiraan Cuaca di Indonesia Jumat 28 Oktober 2022, BMKG: Banjarmasin & Banjarbaru Hujan Ringan
# Baca Juga :Begini Cuaca Kalsel Hari Ini, BMKG: Sebagian Wilayah Indonesia Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang
# Baca Juga :Cuaca Ekstrem di 33 Kota Indonesia Rabu 26 Oktober 2022, BMKG: Banjarmasin & Banjarbaru Hujan Petir
Siklon Tropis NALGAE terpantau di Laut Cina Selatan dengan kecepatan angin maksimum mencapai 60 kt dan tekanan udara minimum 975 hPa yang = bergerak ke arah Utara.
Sistem ini membentuk low level jet hingga lebih dari 25 kt yang terpantau memanjang dari Perairan utara Kalimantan, Laut Natuna – Laut Sulu hingga Filipina.
Sistem ini diprakirakan akan melemah intensitasnya. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet tersebut.
Siklon Tropis Banyan terpantau di Samudra Pasifik utara Papua Barat dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 kt dan tekanan udara minimum 1002 hPa yang bergerak ke arah Barat, Sistem ini diprakirakan akan melemah intensitasnya.
Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Sumatera Utara, Kep. Natuna, Laut Cina Selatan, Laut Natuna hingga Perairan Selatan FIlipina, dari Laut Banda bagian Barat hingga Sulawesi Tenggara, Dari Papua hingga Papua Barat dan Samudra Pasifik Tenggara Filipina.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet/konvergensi tersebut.
Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.










