Brengus Warung Remang-remang, Wali Kota Banjarbaru Ingin Hapus Narkoba di Kota Idaman

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Langkah Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin yang akan menutup warung remang-remang, merupakan salah satu upaya menangkal peredaran narkoba di Kota Idaman Banjarbaru.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Aditya saat melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan pada Kawasan Rawan Narkoba di Prov. Kalsel, yang bertempat di Aula Kantor Camat Liang Anggang, pada Selasa (1/11/2022) pagi.

# Baca Juga :Kepsek di Banjarbaru ‘Diperintahkan’ Pantau Atap Sekolah, Untuk Apa Ya?

# Baca Juga :Tunawisma di Banjarbaru ‘Disweeping’, Petugas BPS, TNI-Polri dan Diskominfo Lakukan Ini

# Baca Juga :Petugas Jaga Malam Banjarbaru Didatangi Satpol, Ada Apa Ya?

# Baca Juga :Warung Remang-Remang Makin Banyak di Liang Anggang, Begini Respon Pemko Banjarbaru

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan menertibkan warung remang-remang di Kecamatan Liang Anggang,” kata orang nomor 1 di Kota Banjarbaru ini.

Aditya mengatakan, saat ini di Banjarbaru sudah mulai marak tempat hiburan malam.

“Kalau jalan di Trikora itu ada beberapa titik karaoke serta diskotik mini,” tuturnya.

Masih kata Aditya, ia mengungkapkan karaoke dan diskotik mini tersebut mengurus izinnya melalui OSS.

“Pemko cuma dapat notifikasi OSS aja, jadi Pemko tidak terlibat, kita inginnya seminimal mungkin tidak ada tempat-tempat seperti itu di Banjarbaru,” ungkapnya.

Langkah Aditya tersebut disambut baik oleh Kepala BNN Provinsi Kalsel Wisnu Andayana.

Wisnu menyambut baik rencana penutupan warung remang-remang.

“Karena ini (warung remang-remang) biang keladi timbulnya bencana di Kota kita,” ujarnya.

Wisnu menambahkan, warung remang – remang dan tempat hiburan sejenisnya, bisa menjadikan wadah peredaran narkoba, terlebih pengunjungnya generasi muda.

“Sasaran narkoba anak-anak muda, karena tujuannya menghancurkan generasi, lebih jahat dari pada terorisme,” imbuhnya.

Kemudian Kepala BNN Kalsel ini berharap, kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan, bisa menjadi upaya untuk mencegah peredaran narkoba di Kalimantan Selatan.

Pada kegiatan Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan pada Kawasan Rawan Narkoba tersebut, dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan mesin jahit kepada Lurah Landasan Ulin Barat, untuk dimanfaatkan sebagai pelatihan Wirausaha bagi warganya.(*/kalimantanlive.com)

editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id