JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kasus Covid-19 di Indonesia meningkat tajam dalam sepekan terakhir. Angka kematian juga melonjak tajam, terutama dari Jawa Tengah.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tambahan kasus Covid-19 selama sepekan terakhir (25-31 Oktober) mencapai 20.415 atau melonjak 40,18% dibandingkan pekan sebelumnya (18-24 Oktober) yang menembus 14.563.
Kasus di atas 20.000 per pekan ini terbilang sangat tinggi jika dibandingkan pekan-pekan sebelumnya yang hanya di atas 10.000.
# Baca Juga :Pentingnya PAW DPRD Kalsel Bagi Pemulihan Perekonomian Pascapandemi COVID-19
# Baca Juga :Sempat Kosong, Dinkes Kalsel Bakal Tambah Stok Vaksin Booster COVID-19
# Baca Juga :Luhut Sebut Indonesia Lepas dari Covid-19 2023, Jokowi Malah Luncurkan Vaksin Baru
# Baca Juga :5 Wilayah Kalsel Miliki Capaian Tertinggi Vaksinasi Covid-19 Binda Kalsel, Banjarmasin Teratas
Tren peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 itu juga dibarengi dengan tren kenaikan kasus kematian warga akibat Covid-19.
Selama periode 19-25 Oktober, kasus kematian Covid-19 berjumlah 130 kasus, dan sepekan setelahnya bertambah menjadi 188 kasus kematian.
Berdasarkan data tersebut, dapat juga dilihat bahwa laporan kasus kematian Covid-19 konsisten di atas 20 kasus sehari selama tujuh hari berturut-turut atau selama periode 24-30 Oktober.
Disusul pada 31 Oktober kasus kematian bertambah 34 kasus dalam sehari, dan pada 1 November bertambah 32 kasus.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin sebelumnya telah mewanti-wanti potensi kenaikan kasus virus corona pada Februari 2023.
Budi mengatakan potensi itu tetap perlu diwaspadai mengingat varian baru mulai menyebabkan kenaikan kasus di sejumlah negara, salah satunya Omicron XBB di Singapura.
Indonesia pun baru-baru ini melaporkan temuan empat kasus varian XBB. Rinciannya, tiga kasus ditemukan di DKI Jakarta dan satu kasus di Surabaya.
Satu kasus di DKI merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dari Singapura, begitu juga pasien XBB dari Surabaya. Sementara dua kasus lainnya merupakan transmisi lokal.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/cnnindonesia.com







