Fokus Penurunan Stunting di Tanbu, Samsir Minta Pihak Kecamatan Lebih Intensif ke Lapangan

BATULICIN, kalimantanlive.com — Dukung upaya pemerintah yang fokus terhadap penurunan stunting, pihak kecamatan diharapkan lebih intensif turun ke lapangan melihat kondisi masyarakatnya.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tanah Bumbu Samsir pada pembukaan Jambore Kader Posyandu se-Tanah Bumbu di Kapet Batulicin, Rabu (2/11/2022).

Stunting, jelas Samsir, adalah kondisi gagal tumbuh kembang pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.

BACA JUGA:
Wahyu Windarti Zairullah Yakin Tanah Bumbu Tahun 2024 Bebas Stunting

Menurut dia, kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia dua tahun.

Ibu-ibu yang ada di kecamatan, lanjut dia, adalah ujung tombak memerangi stunting, karena itulah mereka rencanya dianggarkan di masing -masing kecamatan untuk dana operasional.

“Diharapkan, pihak kecamatan akan bekerja keras lagi ikut berupaya menurunkankan stunting,” ungkap Samsir.