Apalagi, kata Hasanuddin, jika yang dipasang itu PJU Smart atau bertenaga matahari, yang harganya lebih mahal dari yang menggunakan listrik.
“Komisi III DPRD Provinsi Kalsel menyarankan agar lebih banyak lagi dipasang PJU Smart yang menggunakan tenaga matahari,” ujarnya.
Saran tersebut, imbuh politisi senior Golkar Kalsel ini sejalan dengan Kalsel yang mendapat tugas terkait isu soal lingkungan, sehingga penggunaan energi ramah lingkungan seperti PJU Smart harus dilakukan di Provinsi Kalsel.
“Meski kalau memasang PJU Smart mencapai Rp38 juta, yang harganya lebih mahal dibandingkan PJU yang menggunakan listrik, namun Kalsel harus menggunakan energi ramah lingkungan,” ujarnya.
Kalimantanlive.com/eep
Editor : elpian







