Sementara untuk merealisasikan perbaikan dua hotel tersebut, imbuhnya, pihaknya tinggal menunggu proposalnya saja, sedangkan alokasi anggarannya dari kredit.
Hanawijaya juga mengungkapkan, sinergitas pihaknya tak hanya dengan PT Bangun Banua, tapi juga dengan PT Ambapers sebagai sesama BUMD milik Pemprov Kalsel.
“Dengan PT Ambapers itu sinergitasnya terkait sistem manajemen keuangan,” ujar Hanawijaya.
BACA JUGA:
Dua Tahun Berturut-turut Raih Top Corporate Finance Award, Bank Kalsel Janji Beri Layanan Terbaik
Disebutkannya, sistem manajemen keuangan PT Ambapers itu sudah di Bank Kalsel, seperti pembayaran gaji serta kerjasama pembayaran-pembayaran dan lainnya menggunakan fasilitas di Bank Kalsel.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bangun Banua, HM Bayu Budjang menyatakan terjalinnya sinergitas BUMD dengan Bank Kalsel, ini momen yang tepat bagi Bank Kalsel membantu PT Bangun Banua.
“Kita ada rencana renovasi fasilitas kamar-kamar Hotel Batung Batulis di Banjarbaru dan Banjarmasin,” ujar Bayu.
Renovasi itu rencananya di tahun 2023, lanjutnya, yang saat ini tahap proses lelang, kita harapkan mudah-mudahan lancar,” terangnya.
Bayu Budjang mengungkapkan rencana renovasi itu dibahas dalam rapat sinergitas antar BUMD yang difasilitasi Komisi II DPRD Provinsi Kalsel.
Lanjutnya, di dalam acara sinergitas ini telah kita sampaikan peluang maupun keluhan kita dalam hal permodalan dan Bank Kalsel sudah siap memback up.
“Untuk renovasi fasilitas kamar dua hotel itu sekitar Rp3 miliar, tapi tanpa merubah bentuk hotel, namun menambah fasilitas, yakni lift,” jelasnya.







