Menurut Dr Dian, tujuannya untuk menjaga daya imun anak dengan menjaga kebersihan karena menurut Pakar Farmakologi dan Farmasi Klinik UGM, Prof Apt Zullies Ikawati, Ph D, selain dugaan konsumsi obat-obatan yang mengandung kimia berbahaya, ethylene glycol (EG), diethylene glycol (DEG), dan ethylene glycol butyl ether (EGBE), ada berbagai faktor penyebab gagal ginjal akut.
“Misalnya, adanya infeksi tertentu seperti leptospirosis yang salah satunya bisa menyerang ginjal. Selain itu, infeksi bakteri E. coli juga dapat menyebabkan gagal ginjal akut,” ujarnya.
Namun, Ketua Pusat Study Eco Enzyme ULM menyarankan, jika anak sudah mengalami demam, cara menurunkan panas pada anak secara alami bisa dilakukan para orangtua sebelum menemui dokter, dengan menggunakan eco enzyme.

Pelatihan mengolah cairan eco enzyme dari sisa sayur dan buah-buahan. (kalimantanlive.com/ani)
Eco Enzyme merupakan Bioteknologi sederhana yang dari 3 bahan sederhana yaitu, gula merah atau molasse, limbah organik segar (kulit buah dan sayuran segar) dan air dengan ratio 1:3:10 yang difermentasi secara anaerob selama 3 bulan.
Beberapa peneliti membuktikan bahwa Eco enzyme mengandung asam asetat (cuka) PH<4, enzyme (amilasse, protease, lipase,kaseinase dan selulase).
Eco enzyme memiliki kandungan metabolit sekunder yang lengkap (flavonoid, alkaloid, kuinon, cardenolides dan saponin), eco enzyme juga memiliki karakteristik anti mikroba.
Beberapa peneliti menyatakan bahwa eco enzyme merupakan green chemical sehingga dapat digunakan sebagai antiseptik, anti virus dan anti jamur organik yang aman baik bagi makhluk hidup dan lingkungan. Bahkan Eco Enzyme aman bagi anak.
Dr Dian menyarankan penggunaan eco enzyme jika anak mulai demam di antaranya sebagai berikuti :
- Usahakan anak minum lebih banyak, dengan menggunakan air hangat.
-
Kerokan dan Pijat ringan dengan Minyak Gosok Eco Enzyme ala Dr D yaitu dengan mencampur minyak zaitun + Eco Enzyme.







