Peringatan Dini Cuaca 4 November 2022, BMKG: 33 Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem, Banjarmasin Hujan

KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa potensi terjadi cuaca ekstrem akan terjadi di 33 wilayah ini.

Mengutip dari bmkg.go.id, BMKG merilis prediksi cuaca untuk wilayah Kalimantan Selatan sebagai berikut: “Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang antara siang dan sore hari di wilayah Kota/Kabupaten Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanahlaut, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong, serta pada malam hari di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Kotabaru”.

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca 32 Kota di Indonesia Kamis 3 Nopember 2022, BMKG: Banjarmasin & Banjarbaru Hujan Ringan

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca 33 Kota di Indonesia Rabu 2 November 2022, BMKG: Kotabaru & Tanah Bumbu Hujan Petir

# Baca Juga :Peringatan Dini BMKG 1 November 2022: Cuaca Ekstrem di 31 Provinsi, Kalsel Cuma Diselimuti Awan

# Baca Juga :25 Wilayah Alami Hujan Lebat Senin 31 Oktober 2022, BMKG: Banjarbaru dan Banjarmarin Cerah Berawan

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 93S terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera dengan kecepatan angin maksimum mencapai 25 kt dan tekanan udara minimum 1001 hPa yang bergerak ke arah Selatan-Barat Daya.

Sistem ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Samudra Hindia Barat Bengkulu.

Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada pada kategori Sedang. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Sirkulasi siklonik terpantau di Semenanjung Malaysia dan Laut Sulawesi yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Riau, Kep. Riau hingga Laut Cina Selatan dan di Laut Sulawesi.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Barat. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan kilat/petir dan angin kencang:

  • DKI Jakarta

  • Bali

  • Nusa Tenggara Barat

  • Sulawesi Selatan

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

  • Aceh

  • Sumatera Utara

  • Sumatera Barat

  • Riau

  • Kep. Riau

  • Bengkulu

  • Jambi

  • Sumatera Selatan

  • Kep. Bangka Belitung

  • Lampung

  • Banten

  • Jawa Barat

  • Jawa Tengah

  • Yogyakarta

  • Jawa Timur

  • Nusa Tenggara Timur

  • Kalimantan Barat

  • Kalimantan Tengah

  • Kalimantan Utara

  • Kalimantan Timur

  • Kalimantan Selatan