Sebaliknya Quartararo meraih tiga finis podium dalam empat balapan tersebut, termasuk dua kemenangan beruntun di Catalunya dan Jerman.
Usai Quartararo menang MotoGP Jerman 2022, Bagnaia tertinggal hingga 91 poin dari juara bertahan MotoGP itu.
Jarak 91 poin adalah defisit terbesar Bagnaia dengan Quartararo.
Kebangkitan anak asuh The Doctor Bagnaia tidak lepas dari blunder yang dilakukan Quartararo.
BACA JUGA :
Jelang MotoGP Valencia 2022: Quartararo vs Bagnaia, Martin Pole, Link Live Streaming Trans7
Bagnaia sukses meraih empat kemenangan beruntun di Belanda, Inggris, Austria, dan San Marino. Sedangkan Quartararo hanya satu meraih finis podium dari empat balapan.
Usai MotoGP San Marino 2022, Bagnaia sukses memangkas defisit dari 91 poin hingga 30 poin dari Quartararo.
Bagnaia sempat hanya terpaut 10 poin usai MotoGP Aragon, tapi kegagalan finis di MotoGP Jepang membuat Pecco kembali berjarak 18 poin dari Quartararo.
Konsistensi benar-benar menjadi kunci sukses Bagnaia membalikkan keadaan.
Quartararo gagal meraih poin dalam tiga balapan beruntun di Jepang, Thailand, dan Australia. Sedangkan Bagnaia dua kali finis ketiga.
Bagnaia kemudian untuk kali pertama unggul atas Quartararo musim ini usai MotoGP Australia 2022. Pecco berhasil unggul 14 poin setelah El Diablo gagal finis.







