KALIMANTANLIVE.COM – Fenomena Gerhana Bulan Total di Indonesia akan terjadi hari ini, Selasa (8/11/2022).
Fenomena cukup langka ini sudah dipastikan oleh ahli astronomi dan astrofisika Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin, Rabu (2/11/2022) lalu.
Selain seluruh wilayah Indonesia, beberapa wilayah di India juga bisa menyaksikan gerhana ini, dilansir dari Hindustan Times, Jumat (4/11/2022).
# Baca Juga :Gerhana Bulan Sebagian Terlama Abad Ini 19 November, Klik Link Live Streaming untuk Menonton
# Baca Juga :Sebagian Wilayah Indonesia akan Dilalui Gerhana Bulan Parsial Terlama Jumat Malam Besok
# Baca Juga :FENOMENA Gerhana Bulan Terlama Bakal Terjadi, Begini Contoh Khutbah Shalat Gerhana, Latin dan Artinya
# Baca Juga :LANGKA, Fanomena Gerhana Bulan Sebagian Terlama Abad Ini Terjadi di Indonesia, Ini Jadwalnya
Gerhana Bulan Total yang dapat disaksikan di seluruh Indonesia ini merupakan terakhir di tahun 2022.
Ada perbedaan antara Gerhana Bulan biasa dengan Gerhana Bulan Total (GBT).
Gerhana Bulan merupakan kondisi terhalanginya Bulan dari sinar Matahari akibat terhalang oleh posisi Bumi.Fenomena ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi tiga benda langit ini.
Sementara, Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada tepat di satu garis yang sama. Akibatnya, seluruh bayangan Bumi (umbra) jatuh menutupi Bulan.
Konsekuensinya, Bulan akan terlihat berwarna merah sehingga dikenal sebagai Blood Moon. Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung, ada sejumlah fase GBT sebelum mencapai puncak di sekitar waktu maghrib.
Apa Saja Fase-fase Tersebut?
Gerhana mulai (P1), pukul 15.00.38 WIB, 16.00.38 WITA, 17.00.38 WIT. Fase ini tidak teramati di wilayah Indonesia.
Gerhana Sebagian mulai (U1), pukul 16.08.59 WIB, 17.08.59 WITA, 18.08.59 WIT. Fase ini hanya dapat diamati di wilayah Papua, Papua Barat, sebagian Maluku Utara, dan sebagian Maluku.
Gerhana Total mulai (U2), pukul 17.16.19 WIB, 18.16.19 WITA, 19.16.19 WIT. Fase ini hanya dapat diamati di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sebagian besar Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, dan sebagian Jawa Timur.
Puncak Gerhana pada pukul 17.59.11 WIB, 18.59.11 WITA, 19.59.11 WIT. Fase ini dapat diamati di hampir seluruh wilayah Indonesia kecuali di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.
Gerhana Total berakhir (U3) pada pukul 18.42.03 WIB, 19.42.03 WITA, 20.42.03 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.







