BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan SKPD bulan November 2022 ini.
Rakor yang digelar di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Senin (07/11/2022) ini, untuk menindaklanjuti hasil laporan pada bulan Oktober 2022.
# Baca Juga :Hindari Stunting, Calon Pengantin di Banjarbaru Harus Diintervensi 3 Bulan Sebelum Nikah
# Baca Juga :Usai Dilantik Ketum Zairullah Azhar, Fornas LKSA Langsung Gelar Rapat Kerja Perdana di Banjarbaru
# Baca Juga :Tekad Menciptakan Siswa Banjarbaru yang Berakhlak dan Mandiri
# Baca Juga :Pemko Banjarbaru Sudah Siapkan Bonus untuk Para Atlet Porprovnya
Pada Oktober itu, Bappeda sebagai bagian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyatakan siap untuk melakukan evaluasi anggaran belanja SKPD agar benar-benar bisa memilih program yang prioritas dan unggulan.
Selain itu, seluruh camat di Banjarbaru yang berkoodinasi dengan lurah dilingkungan masing-masing untuk melaksanakan gotong royong disetiap RT/RW, dalam rangka penanganan atau mitigasi banjir.
Tidak hanya membahas hasil rakor bulan sebelumnya, dalam pertemuan ini juga penyampaian progres penginputan realisasi capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2022.
Serta rekap serapan anggaran sampai dengan bulan Oktober Tahun Anggaran 2022.
Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono SE saat memimpin rakor telah mengevaluasi laporan serapan anggaran masih di bawah rata-rata 70 persen. “Belum tercapai karena masih dalam proses kegiatan disetiap SKPD,” ujarnya.
Salah satu contoh, lanjut Wartono, Disporabudpar Kota Banjarbaru anggarannya belum sampai 60 persen karena banyak kegiatan atau agenda yang masih berjalan seperti Porprov.
“Tetapi setelah itu terkoneksi selesai laporan Insya Allah diatas 80 persen,” ujarnya.
Untuk itu, Wakil Wali Kota Banjarbaru menginginkan terus tingkatkan serapan anggaran ini hingga bulan Desember 2022 mendatang mencapai lebih dari 90 persen.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id







