Prakiraan Cuaca 9 November 2022, BMKG: Banjarmasin dan Banjarbaru Berpotensi Hujan Petir

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca di seluruh Indonesia, termasuk Jakarta dan Kalimantan Selatan, Rabu (9/11/2022).

Untuk prediksi cuaca sejumlah kota dan kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) hari ini, BMKG menulis: “Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang hari di wilayah Kota/Kabupaten Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut dan sekitarnya”.

Sementara itu untuk kota-kota utama di Kalsel, seperti Banjarmasin dan Banjarbaru, BMKG menyebut cuaca siang berpotensi hujan dan petir, pada malam cerah berawan sedang dini hari berkabut. Sedang suhu udara di Banjarmasin dan Banjarbaru berkisar 24 – 31 derajat celsius, dengan kelembapan 65 – 95 persen.

# Baca Juga :Waspada Cuaca Ekstrem di 32 Wilayah, Hari Ini 8 November 2022, BMKG: Kotabaru Berpotensi Hujan Petir

# Baca Juga :Bencana Tsunami 8 Meter, BMKG Persiapkan Ibu Hamil, Anak dan Lansia dengan Cara-cara Ini

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Senin 7 November, BMKG: 32 Wilayah Bercuaca Ekstrem, Kotabaru Hujan Petir

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca 32 Wilayah Indonesia, Minggu 6 November, BMKG: Hujan Petir Landa Banjarbaru

Mengutip dari bmkg.go.id, BMKG menyampaikan bahwa hujan kilat dan angin kencang mungkin terjadi di 29 wilayah ini.

Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Sumatera Barat-Bengkulu, di Laut Natuna bagian timur, dan di Selat Makassar bagian selatan yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Samudra Hindia barat Banten-Lampung, di Laut Natuna bagian timur, dari Selat Makassar hingga Sulawesi Selatan, dan dari perairan utara P. Flores hingga Selat Makassar bagian selatan.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari perairan barat Aceh hingga Selat Malaka bagian utara, di Riau bagian timur, dari Jambi hingga Sumatera Selatan, dari Jawa Tengah hingga Selat Sunda bagian selatan, dari Selat Karimata hingga Kalimantan Barat, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Timur, dari perairan selatan Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan, dari Laut Sulawesi hingga Laut Maluku bagian utara, dari Sulawesi Tengah hingga Laut Maluku bagian selatan, dan di Papua.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut

Wilayah yang berpotensi hujan kilat/petir dan angin kencang:

  • Bali

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

  • Aceh

  • Sumatera Utara

  • Sumatera Barat

  • Riau

  • Kep. Riau

  • Bengkulu

  • Jambi

  • Sumatera Selatan

  • Kep. Bangka Belitung

  • Lampung

  • Banten

  • Jawa Barat

  • DKI Jakarta

  • Jawa Tengah

  • Yogyakarta

  • Jawa Timur