Bank Kalsel Bentuk Divisi Khusus UMKM Demi Dorong Kemajuan Perekonomian Daerah

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Untuk meningkatkan perekonomian daerah dan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah, Bank Kalsel membentuk Divisi Khusus UMKM sebagai bentuk keseriusan.

Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya mengatakan, Bank Kalsel ingin memberikan perhatian besar bagi perkembangan dan kemajuan UMKM di daerah, karena sekitar 80 persen merupakan serapan tenaga kerja dari UMKM.

BACA JUGA:
Dua Tahun Berturut-turut Raih Top Corporate Finance Award, Bank Kalsel Janji Beri Layanan Terbaik

Bahkan untuk menunjukkan keseriusan itu, Hana menyebut, pada 1 Maret 2022 Bank Kalsel membentuk divisi khusus UMKM.

“Bank Kalsel memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp800 miliar, bahkan target tahun depan harapan kami bisa tercapai hingga Rp1 triliun, supaya gerakan ekonomi UMKM lebih nyata lagi,” ucap Hanawijaya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMK Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 2019 UMKM di Kalsel tercatat tumbuh sebanyak 461 ribu, setelah memasuki 2021 menurun ke 356 ribu karena terdampak Covid-19.

Atas perhatian itu, Plh Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Zakly Aswan mengapresiasi Bank Kalsel. Namun ia juga mengharapkan, perhatian dan bantuan pengembangan UMKM tersebut juga ditingkatkan bagi UMKM di daerah, terutama kabupaten HSU.

“HSU dengan keunikan alamnya yang 89 persen terdiri oleh lahan rawa. Tapi semangat dan kreatifitas masyarakat untuk maju tidak bisa dipandang sebelah mata. Itu terlihat dari banyaknya UMKM yang ada di HSU,” katanya saat menghadiri kegiatan “

Menurut Zakly, UMKM di HSU di anataranya kerajinan anyaman rotan, eceng gondok, purun, bamban, meubel kayu dan aluminium.