BKKBN Kalsel Gaungkan Program Gerakan Keluarga Indonesia Bangga KTT G20

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk mendukung berjalannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ikut menggaungkan program Gerakan Keluarga Indonesia Bangga G20 di halaman Kantor BKKBN Kalsel di Banjarmasin.

Kegiatan diawali dengan senam bersama dengan jajaran pejabat BKKBN Kalsel, Duta Genre dalam rangka meningkatkan kesehatan tubuh. Bahkan kegiatan senam ini serentak diikuti seluruh Indonesia melalui virtual.

# Baca Juga :Uji Kemampuan Berbicara di Depan Umum, Pemprov Kalsel Gelar Lomba Story Telling Tingkat SD

# Baca Juga :Pemprov Kalsel dan KPK Kaji Soal Dana Transfer, Tujuannya Cegah Penyalahgunaan Anggaran

# Baca Juga :Pemprov Gelar Turdes, Gubernur Kalsel Bakal Salurkan Bantuan Langsung Ke Masyarakat

# Baca Juga :Percepat Pengentasan RTLH di Kalsel, Pemprov Kalsel Lakukan Cara-cara Ini

Kepala BKKBN Kalsel, Ramlan mengatakan pelaksanaan KTT G20 berkaitan dengan salah satu isu dalam masyarakat, yakni membangun generasi muda yang sehat, unggul dan berdaya saing dapat dijadikan momentum untuk pulih bersama.

Sebagai salah satu fokus dalam program kerja BKKBN yaitu Gerakan dan Gebyar Bangga G20 bertema Keluarga Indonesia Bangga Menjadi Bagian G20 itu, dimanfaatkan BKKBN untuk menyebarkan informasi secara masif kepada keluarga di Indonesia khususnya Kalsel, melalui tenaga lini lapangan terkait dengan pembangunan keluarga dan keluarga berencana.

“Karena kita fokusnya ke keluarga, tentunya kita gunakan objeknya adalah keluarga. Kemudian, Bangga, kita ingin KTT G20 menjadi kebanggaan bagi keluarga di Indonesia. Itu latar belakangnya kenapa kita gunakan tema ini,” kata Ramlan, Jumat (11/11/2022).

Selain itu, BKKBN juga diminta untuk mengaungkan G20 sampai ke pelosok kabupaten/kota se Kalsel dengan harapan dapat menekan kasus stunting.

Ia berharap dengan adanya program G20 dapat membawa dampak positif dan memberikan semangat kepada Kalsel, dalam upaya penanganan penurunan stunting, sehingga pada 2024 angka stunting Kalsel dapat turun 14 pesen sesuai dengan target nasional.

“Program G20 sejalan dengan program BKKBN dalam menekan kasus stunting di daerah. Apalagi Kalsel memilik tim percepatan penurunan stunting di setiap kabupaten/kota,” pungkasnya.(*/kalimantanlive.com)

editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id