Dia juga mengingatkan, pentingnya peningkatan porsi kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), untuk meningkatkan kontribusi Bank Kalsel terhadap pembangunan daerah.
“Porsi kredit ke UMKM nilainya masih terlalu kecil jika dibandingkan dengan porsi kredit yang diberikan kepada sektor koporasi, terutama debitur inti,” tegasnya ketika tampil di conference tersebut.
BACA JUGA:
Bank Kalsel Ajak Puluhan Wartawan Berwisata Saksikan Geliat Ekonomi UMKM di Sirkuit Mandalika
Sebab, dari perhitungan rasio yang ada, masih terdapat peluang dana untuk kepentingan UMKM.
Diketahui, kegiatan Shareholder Conference tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Daerah di wilayah Kalsel beserta Direksi dan Dewan Komisaris Bank Kalsel.
Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka peningkatan kinerja dan kontribusi Bank Kalsel terhadap pembangunan daerah. (*)
Kalimantanlive,.com/eep
editor : elpian










