BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Berdasarkan hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan hampir seluruh indikator terkait Governance, Risk, And Compliance (GRC) atau Tata kelola, Risiko dan Kepatuhan serta kinerja Bank Kalsel dari 2017-2021, menunjukkan tren membaik.
Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel Hanawijaya mengapresiasi evaluasi yang diberikan BPKP Kalsel. Dan hal itu akan menjadi motivasi dalam kinerja Bank Kalsel ke depan.
BACA JUGA:
Penarikan Undian Simpeda, Sembilan ASN Pemko Banjarmasin Raih Hadiah Emas Batangan Bank Kalsel
“Jajaran Bank Kalsel akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan kinerja terbaik. Sehingga peran Bank Kalsel memberi manfaat dan benar-benar dirasakan masyarakat Kalsel,” ujar Hanawijaya
Sementara Kepala Perwakilan BPKP Kalsel Rudy M Harahap menginginkan, para kepala daerah di Kalsel selaku pemilik saham Bank Kalsel, agar menjaga GRC Bank Kalsel, terutama memastikan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi.
“Dewan Komisaris dan Direksi harus diisi dengan lengkap dan tidak sering dilakukan pergantian. Soalnya, penggantian Dewan Komisaris dan Direksi akan menghambat kinerja (performance) Bank Kalsel dalam jangka pendek dan panjang,” ujarnya Shareholder Conference Bank Kalsel di Taman Siring Kilometer 0, Banjarmasin, Rabu (9/11/2022).
Dia juga berpesan, Bank Kalsel harus meningkatkan GRC dan kinerjanya dan memberikan kontribusi yang maksimal kepada pembangunan daerah di wilayah Kalsel.
“Dengan demikian, Bank Kalsel benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat Kalsel,” tuturnya.








