TERNATE, KALIMANTANLIVE.COM – Polda Maluku Utara atau Malut meloloskan seorang calon siswa (casis) Bintara Polri Gelombang ll 2022 bernama Sulastri Irwan untuk mengikuti pendidikan.
Sulastri yang sempat tidak lolos gegara faktor usia itu menyampaikan banyak terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Malut yang sudah memberikan kesempatan menjadi polwan.
“Saya Sulastri Iwan dan keluarga besar menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda Malut atas kesempatan menjadi anggota Bakomsus Kesehatan, sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” ujar Sulastri di Ternate, seperti dilansir Antara, Senin (14/11/2022).
# Baca Juga :ANEH! Sudah Lulus Seleksi Polwan, Anak Petani di Maluku Utara Ini Mendadak Diganti Keponakan Perwira
# Baca Juga :Oknum Polisi dan Istri Diduga Aniaya ART, Dicekik Lalu Disiram Air Panas hingga Gaji Tak Dibayar
# Baca Juga :MEMALUKAN! Oknum Polisi Ramai-ramai Berselingkuh, Kasatlantas vs Istri Kapolres, Bhabinkamtibmas vs Istri TNI
# Baca Juga :Kakek Sarijan Tewas Dikeroyok, 6 Oknum Polisi Polres Banjar Jadi Tersangka
Begitu pula, Rohimah Melani Hanafi, casis bintara menempati peringkat keempat yang semula menggantikan Sulastri. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda atas kesempatan tersebut.
“Terima kasih karena telah mengakomodasi kami untuk menambah satu kuota pada tahun 2023,” ucapnya.
Seperti diketahui, Polda Malut tetap meloloskan keponakan salah satu perwira berpangkat AKBP, Rahima Melani Hanafi, yang ditetapkan menggantikan Sulastri Irwan sebagai calon siswa polisi wanita (polwan).
Sulastri yang merupakan anak petani serabutan asal Kabupaten Kepulauan Sula, Malut sebelumnya digugurkan dengan alasan usianya lewat batas padahal telah dinyatakan lulus pantukhir pada Juli 2022.
Sulastri pun menempati peringkat ketiga. Namun, tiba-tiba namanya digantikan oleh Rahima yang berada di peringkat keempat.
“Alhamdulillah mereka lulus. Untuk Mbak Rahima, karena sudah mewakili kita penambahan satu kuota untuk Maluku Utara dan dinyatakan lulus persiapan untuk memasuki pendidikan selanjutnya. Untuk secara sistematikanya nanti berkoordinasi dengan Biro SDM,” kata Kapolda Malut Irjen Midi Siswoko saat menggelar konferensi pers, Senin (14/11).
Jenderal bintang dua itu berharap ke depannya seleksi, baik tingkat tamtama, bintara, dan perwira, bisa dilakukan lebih berhati-hati dan teliti.
“Jadi ke depan saya minta untuk Karo SDM agar lebih teliti dan berhati-hati dalam seleksi penerimaan calon siswa, baik dari tamtama, bintara maupun perwira,” ujarnya.







