BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dinilai memiliki potensi pariwisata yang sangat baik, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ( Pemprov Kalsel) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalsel berkomitmen akan terus mengembangkan desa-desa wisata yang ada di Banua.
Salah satunya Desa Wisata Kubah Basirih yang sebelumnya berhasil masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia dan meraih penghargaan juara harapan 1 kategori souvenir pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) beberapa waktu yang lalu.
# Baca Juga :Lomba Masak Ikan Tingkat Nasional, DKP dan TP PKK Kalsel Persiapkan Tim
# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Jumat 18 November 2022, BMKG: Kalsel & 33 Wilayah Berpotensi Hujan Angin Petir
# Baca Juga :Kapolda Kalsel Irjen Andi Rian Silaturahmi dan Berikan Bantuan Sembako ke Ponpes Nurul Mustofa Tabalong
# Baca Juga :Kapolda Kalsel Andi Rian Ancam ‘Sikat’ Penambang Batubara dan Galian C di Ibu Kota Provinsi
“Untuk Kubah Basirih, kami telah memberikan bantuan berupa toilet wisata dan tempat sampah untuk menjaga kebersihan di destinasi wisata religi ini, dan Insya Allah kami juga akan berikan fasilitas pendukung transportasi sungai berupa speedboat sesuai dengan apa yang mereka usulkan,” kata Syarifuddin di Banjarmasin, Kamis (17/11/2022).
Tidak hanya Desa Wisata Kubah Basirih, lanjut Syarifuddin, pihaknya juga siap memberikan dukungan fasilitas penunjang objek pariwisata maupun desa wisata sesuai dengan usulan dari pemerintah kabupaten/kota setempat.
“Kita akan terus kembangkan potensi desa wisata di Kalsel. Kami setiap tahunnya juga terus memperhatikan perbaikan dan pengembangan fasilitas serta sarana prasarana objek wisata yang ada di Kalsel,” tutur Syarifuddin.
Lebih jauh, Syarifuddin mengatakan, akan terus berupaya mengembangkan pariwisata berbasis desa wisata ini agar bisa bersaing di tingkat nasional.
Syarifuddin pun berharap, agar pemerintah kabupaten/kota dapat memetakan potensi desa wisata unggulannya untuk bisa dikembangkan bersama, guna persiapan ADWI di tahun selanjutnya.
“Kita harapkan kepada kabupaten/kota punya desa wisata unggulannya, karena teman-teman di daerah yang lebih tau potensi yang dimiliki. Kami di provinsi siap memfasilitasi untuk mengembangkan potensi tersebut, agar lebih banyak desa wisata kita yang mewakili di tingkat nasional,” ucap Syarifuddin.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










