BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ( Pemprov Kalsel) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel mulai menyiapkan diri untuk turun pada ajang nasional Lomba Masak Ikan yang diilaksanakan pada 18 November di Sulawesi Tengah.
Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono saat ditemui mengatakan, pihaknya beserta TP PKK Kalsel telah melaksanakan simulasi lomba masak yang akan diikutkan pada tingkat nasional tersebut.
# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Jumat 18 November 2022, BMKG: Kalsel & 33 Wilayah Berpotensi Hujan Angin Petir
# Baca Juga :Kapolda Kalsel Irjen Andi Rian Silaturahmi dan Berikan Bantuan Sembako ke Ponpes Nurul Mustofa Tabalong
# Baca Juga :Kapolda Kalsel Andi Rian Ancam ‘Sikat’ Penambang Batubara dan Galian C di Ibu Kota Provinsi
# Baca Juga :Bakal Bertarung Diajang Peparprov IV Kalsel 2022, Wali Kota Banjarbaru Lepas 85 Atlet NPC
“Beberapa waktu lalu kita bersama Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah melakukan simulasi dan mengoreksi, tujuannya untuk melihat kesiapan dan kekompakan dari tim yang akan dikirim ke lomba level nasional. Agar siap lahir dan batin. Paling tidak ini meningkatkan ikhtiar kita agar bisa menjadi juara,” kata Rusdi, Banjarmasin, Kamis (17/11/2022).
Perlombaan tersebut nantinya diwakili TP PKK HSU, TP PKK Kotabaru, dan TP PKK Barito Kuala yang dimentori oleh chef asal Banua, Agus Sasirangan.
“Mudah-mudahan juara. Kalaupun tidak juara itu sudah yang terbaik bagi kita, karena mereka pemenang di tingkat Kalsel,” ucap Rusdi.
Rusdi menyebut, terdapat tiga kategori yang akan diperlombakan, yaitu menu keluarga, menu kudapan dan menu balita, dimana bahan dasar menu yang dihidangkan sudah ditentukan oleh panitia nasional, sehingga di daerah tinggal menyesuaikan.
“Ada yang dari ikan ada yang dari udang. Semuanya sudah ditentukan oleh panitia nasional. Begitu juga dengan tiga menu yang ditentukan. Jadi, nanti ada tiga yang dinilai,” tambah Rusdi.
Rusdi pun mengatakan, dengan lomba masak ikan ini dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan memasak masyarakat pada umumnya dan peserta lomba pada khususnya, memperkenalkan keanekaragaman masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat.
“Selain itu juga menyebarluaskan informasi tentang ikan, olahan masakan berbahan baku ikan, kandungan dan manfaat gizi serta protein ikan bagi kesehatan dan kecerdasan dan juga sekaligus mendukung gerakan makan ikan pada masyarakat,” ucap Rusdi.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id







