Presiden Xi Jinping Kesal, ‘Marahi’ PM Kanada Trudeau di KTT G20 Bali, Ini Luapan Kekesalannya

BALI, KALIMANTANLIVE.COM – Terekam video, Presiden China, Xi Jinping mengungkapkan kekesalannya kepada Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, saat konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali.

Xi Jinping kesal dan komplain karena pembicaraannya dengan Trudeau pada pertemuan tertutup di sela KTT G20 sampai bocor ke media.

Dalam rekaman video yang menyebar di media sosial dan televisi di Kanada tersebut, tampak Xi Jinping menegur dan menceramahi Trudeau lantaran dianggap tak pantas.

# Baca Juga :Dirujak Warganet Tanah air, Orang Asing yang Ejek Batik di KTT G20 Langsung Kabur

# Baca Juga :Saat Presiden AS Ikut KTT G20 di Bali, Rudal Hantam Polandia 2 Tewas, Joe Biden Kutuk Rusia

# Baca Juga :Masuk 3 Isu Dibahas di KTT G20, Kalsel Dukung Transisi Energi Net Zero Emission 2060

# Baca Juga :Sukseskan KTT G20, Bandara Syamsudin Noor Siapkan Parking Stand Pesawat Narrow Body

Dalam rekaman video yang disiarkan di media Kanada itu, Xi memang terlihat tersenyum ketika berbicara kepada Trudeau dalam bahasa Mandarin.

Namun setelah itu, penerjemah Xi menyampaikan maksud sang presiden kepada Trudeau. Ternyata, pesannya berisi protes keras Xi.

“Semua yang kita bicarakan bocor ke media dan itu tidak pantas,” ujar penerjemah tersebut menyampaikan isi omongan Xi kepada Trudeau.

Setelah mendengarkan terjemahan tersebut, Trudeau hanya mengangguk sembari tersenyum ke arah Xi. Belum selesai berbicara, Xi kemudian menyampaikan kembali unek-uneknya dalam bahasa Mandarin.

“Jika Anda tulus, maka kita harus melakukan pembicaraan kita dengan sikap hormat satu sama lain. Jika tidak, akan ada konsekuensi tak terduga,” katanya.

Trudeau langsung menyela ketika sang penerjemah baru saja sampai mengatakan, “Jika Anda tulus.”

Ia langsung menyambar dengan berkata, “Di Kanada, kami meyakini dialog bebas dan terbuka dan terang-terangan. Kita akan terus bekerja sama secara konstruktif, tapi akan ada hal-hal yang kita tak sepaham.”

Masih dengan tersenyum, Xi mengakhiri konfrontasinya dengan Trudeau dalam bahasa Mandarin. Ia akhirnya menjabat tangan Trudeau dan melenggang pergi meninggalkan sang PM Kanada.

“Mari tentukan batasan-batasannya,” ucap penerjemah menyampaikan kata-kata terakhir Xi kepada Trudeau ketika sang presiden beranjak pergi.

Interaksi ini terjadi setelah seorang sumber pemerintah Kanada membeberkan sejumlah isi perbincangan Xi dan Trudeau ke media.

Sebagaimana dilansir Reuters, sumber itu membeberkan bahwa dalam pertemuan itu, Trudeau menyampaikan “kekhawatiran serius” atas dugaan “campur tangan” China di Kanada.

“Campur tangan” itu diduga merujuk pada laporan media yang mengungkap pengakuan intelijen Kanada. Intelijen itu mengaku curiga China mencampuri pemilu 2019 di Kanada.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/CNN Indonesia