DPRD Kalsel Setujui APBD Kalsel 2023 Sebesar Rp 7,8 Triliun, Pendapatan Daerah Naik Rp 1,1 T

Banggar juga menyampaikan dalam Rancangan APBD Kalsel Tahun Anggaran 2023 secara total pos pembiayaan daerah Rp 162.837.000.000, yang merupakan selisih dari Penerimaan Pembiayaan, sebesar Rp60.000.000.000,00 yang merupakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya (SiLPA) serta Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 162.837.000.000 berupa Pembentukan Dana Cadangan Rp 100.000.000.000 dan Penyertaan Modal Daerah Rp 62.837.000.000.

BACA JUGA:
Pemprov Kalsel Sampaikan Raperda Perubahan APBD, Sahbirin: Proyeksi Pedapatan Naik Rp1,2 Triliun

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam sambutannya menyampaikan dengan ditetapkan Raperda APBD 2023, insyaallah  mengakomodir berbagai program prioritas pembangunan di Provinsi Kalsel, khususnya terangkum dalam tema RKPD Provinsi Kalsel Tahun 2023, yaitu “Penguatan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Untuk Peningkatan Perekonomian Berkelanjutan”.

Karena itu, efisiensi dan optimalisasi APBD Tahun 2023 tetap harus menjadi program prioritas daerah bagi SKPD harus mengutamakan program dan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Selain itu penguatan pemberdayaan masyarakat akan memperkuat fondasi pembangunan daerah, karena saat ini aktor kemajuan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel pada tahun 2021 sudah berada pada level tinggi diangka 71,28.

“Level ini harus ditingkatkan kembali agar kualitas SDM Kalsel juga semakin meningkat,” jelas gubernur.

Lanjutnya, tiga komponen utama IPM, yakni pendidikan, kesehatan serta ekonomi, merupakan isu lintas sektor yang harus disinergikan oleh seluruh SKPD dan ketiga komponen ini harus terus diperhatikan bersama, untuk itu, saya harapkan dukungan DPRD dalam upaya pencapaian pembangunan manusia di Provinsi Kalsel.