Tetapi tiba-tiba ada segerombolan orang, yang ingin menyerang pakai sajam. Siswanya yang berada di luar pun terkejut dan berteriak.
“Kami dan guru yang ada di luar pun keluar. Tapi ini belum pasti juga, masih kita telusuri. Kita sudah kontak dengan kepolisian dan diarahkan ke Polsek,” katanya.
“Kita ingin anak-anak kita ini bisa benar-benar belajarnya. Pulang dengan aman, baik itu dengan dijemput oleh orang tuanya,” kata Faisal.
BACA JUGA:
Video Tawuran Pelajar SMK Beredar, Polsek Banjarmasin Tengah Turunkan Unit Patroli ke TKP
Ditanya ada yang diamankan atau tidaknya. Ia menjawab tidak ada, namun ada beberapa siswa dari sekolah lain yang pihaknya sempat amankan.
Tetapi dijelaskannya, yang diamankan tersebut bukanlah siswa yang terlibat tawuran. Melainkan siswa yang saat itu melintas dan takut juga dengan tawuran tersebut.
“Ini siswa dari SMP 7, sudah mediasi juga dengan kepala sekolahnya. Namun dari mereka benar-benar tidak ikut tawuran, posisinya mereka takut,” jelasnya.
Ditegaskannya kembali, bahwa yang tawuran tersebut bukanlah siswa antar sekolah. Melainkan orang luar yang menyerang secara tiba-tiba.
“Memang ada oknum. Langkah selanjutnya akan kita diskusikan kembali dari pihak guru pembina, Polsek,” jelas Kepala Sekolah SMPN 30 Banjarmasin.







