BATULICIN, KALIMANTANLIVE.COM – Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar bersama tim asesmen dari Bapenas, Kementerian Marves dan tim Asia Bank melakukan peninjauan ke titik lokasi rencana pembangunan Bendungan Sungai Kusan di Desa Teluk Kepayang dan Desa Tamunih.
“Setelah tiba di lokasi, kami bersama tim asesmen melakukan diskusi terkait aspek sosial terhadap warga yang berada di wilayah rencana pembangunan bendungan,” kata Zairullah Azhar melalui siaran Pers, di Batulicin, Senin (28/11/2022).
# Baca Juga :Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tanah Bumbu Gelar Lomba Menu B2SA Berbahan Lokal
# Baca Juga :DKUMP2 Tanah Bumbu Bekali Warga Desa Gunung Besar Keterampilan Mengolah Gula Semut
# Baca Juga :DKBP3A Tanah Bumbu Canangkan Desa Pandansari sebagai Kampung Keluarga Berkualitas
# Baca Juga :Seru Pejabat Eselon II Pemkab Tanah Bumbu Ikuti Lomba Adzan Jelang HUT Korpri
Zairullah Azhar mengatakan, peninjauan ke lokasi bendungan dibagi menjadi dua tim yakni tim satu dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Bumbu menuju Desa Tamunih dan tim dua dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah H Ambo Sakka menuju Desa Teluk Kepayang.
Adapun ketiga desa tersebut yakni, Desa Temunih, Desa Teluk Kepayang dan Desa Batu Bulan yang akan di relokasi oleh pemerintah daerah untuk dijadikan pembangunan Bendungan Sungai Kusan.
Zairullah Azhar berharap, dibangun bendungan tersebut tentu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu, baik dari sektor pertanian, perikanan dan lainnya.
“Selain itu, bendungan ini nantinya mampu memenuhi kebutuhan listrik di ibukota negara yang baru, serta menciptakan ribuan lapangan pekerjaan bagi warga Tanah Bumbu,” katanya.
Sementara itu, Ketua tim dari Bappenas Jauhari mengatakan, tujuan kunjungan itu untuk mendalami aspek sosial terkait pembangunan bendungan, sebab pembangunan bendungan ini tidak hanya dibangun melalui anggaran pemerintah pusat saja melainkan juga investasi kerja sama dari luar negeri.
“Dua hari ke depan tim akan melihat langsung dan juga mengamati aspek sosial di wilayah bendungan,” jelasnya.
Ada beberapa aspek yang diamati salah satunya adalah melakukan relokasi, warisan budaya, ekonomi dan pekerjaan yang terdampak oleh pembangunan Bendungan Kusan.
“Oleh karena itu, kami berharap kepada masyarakat bisa mengungkapkan terkait dampak yang diuntungkan dengan adanya pembangunan Bendungan Kusan,” pungkasnya.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/antara







