BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk menerapkan budidaya ikan lele dan ikan nila menggunakan sistem bioflok di masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI UPT Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan sistem bioflok.
Penyerahan dilakukan Kepala BPBAT Mandiangin diwakilkan ke Kasubbag Umum Webby dan diterima Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin mewakili Kelompok Budidaya Ikan (Pokdatan) Bataan Sukses Bersama, di Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Senin (28/11/2022) kemarin.
# Baca Juga :Pemko Bakal Rehab Pasar Landasan Ulin Timur Sesuai Keinginan Pedagang Banjarbaru
# Baca Juga :Resahkan Warga Banjarbaru, Wali Kota Aditya Turun Langsung Sita 434 Botol Miras
# Baca Juga :Konsisten Kembangkan Islam di Sekolah, Banjarbaru Raih Penghargaan Kemenag RI
# Baca Juga :Fasilitas Pasar Bauntung Banjarbaru Makin Lengkap, Ada WiFi Gratis, Layanan Kesehatan & Market Place
Aditya berharap, bantuan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan daya ungkit di Kota Banjarbaru.
“Ini sejalan dengan program yang dijalankan Pemko Banjarbaru, yaitu program Urban Farming,” katanya.
Orang nomor 1 di Kota Banjarbaru ini juga menambahkan, bantuan bioflok ini sejalan dengan Visi dan Misi JUARA Pemko Banjarbaru yaitu penerapan urban farming, yang mana dengan lahan yang tidak luas, bisa dimanfaatkan masyarakat dengan usaha pertanian, peternakan, serta perikanan.
“Jadi bioflok ini termasuk dalam program urban farming, mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, program urban farming di Kota Banjarbaru bisa lebih meningkat penggunaannya dimasyarakat,”
Untuk diketahui, bioflok adalah salah satu teknologi budidaya ikan, yakni suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan, yang mengandalkan pasokan oksigen, dan pemanfaat mikroorganisme, yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id







