Ketika itu, tambah Yudha, korban AK yang saat duduk di warung depan Puskesmas Murung Pudak melihat pelaku WI dan korban MH berkelahi di pinggir jalan depan Puskesmas Murung Pudak mendatangi.
Dia melihat pelaku WI menggenggam belati dan korban MH sudah dalam keadaan bersimbah darah dengan luka tusuk di leher.
Melihat kejadian tersebut korban AK langsung berupaya melerai. Namun dirinya malah terkena tusukan pelaku WI dan mengakibatkan luka robek di pipi bawah telinga kanan dan luka sayat di leher kiri.
Korban AK ketika diserang dengan belati masih sempat memberikan balasan dengan memukulkan kayu yang berada di dekatnya.
Selanjutnya, datang korban AL dengan maksud juga ingin melerai. Namun lagi-lagi juga terkena tusukan dari pelaku WI hingga korban ini terluka pada bagian lengan kanan.
Terakhir datang, korban SN yang juga bermaksud melerai. Tetapi juga terluka di bagian dagu akibat tusukan pelaku.
“Akibat kejadian tersebut, korban AK, AL dan SN mendapat perawatan luka di Puskesmas Murung Pudak, korban MH dirujuk ke RS Ulin Banjarmasin, sedangkan pelaku WI dirawat di RUSD H Badaruddin Kasim,” katanya.
Polsek Murung Pudak di bawah pimpinan Kapolsek AKP Samsu Suargana, bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Tabalong di bawah pimpinan Iptu Galih Putra Wiratama mendatangi tempat kejadian.
Selain mengamankan lokasi, petugas juga telah melakukan pemeriksaan di bekas lokasi terjadinya perkelahian.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/BanjarmasinPost.co.id







