BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Bank Kalsel sebagai suatu lembaga keuangan yang berbentuk badan usaha milik daerah tentunya menaruh perhatian khusus dalam kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan sosial kemasyarakatan.
Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel yang selama ini aktif mendukung kegiatan sosial selain di Kalimantan Selatan juga sejumlah daerah di Indonesia.
# Baca Juga :Wali Kota Ibnu Sina Serahkan Bantuan UPZ Bank Kalsel kepada Panti Asuhan Insanul Kamil
# Baca Juga :Program Peduli Lingkungan UPZ Bank Kalsel Berikan Bantuan Biaya Hidup Lansia buat Syamsiah
# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Salurkan Dana ZIS untuk Marbot Masjid di Kabupaten Banjar
# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel sERAHKAN Bantuan Dana Kepada Majelis Ta’lim Irsyadul Fata
Kali ini Unit Pengumpulan Zakat atau UPZ Bank Kalsel yang berkalaborasi dengan Founder Sedekah Beras Banjarmasin, membantu para korban gampa bumi dan tanah longsor di Cianjur, Jawa Barat.
Dalam kondisi cuaca hujan deras dan angin kecang, tidak menjadi halangan para tim penyalur bantuan untuk mendatangi lokasi pos-pos penampungan para korban gempa tersebut.
Bantuan dari UPZ Bank Kalsel dan Sedekah Beras, berupa sembako, selimut, sejumlah dana, diserahkan ke korban di Cianjur dari Kamis (24/11/2022) hingga Jumat (24/11/2022) pagi hingga malam hari.
Anggota tim yang berangkat mengantar langsung bantuan adalah perwakilan UPZ Bank Kalsel Muhammad Rizaldy Mustary Haaq dan Asri Maulida juga dari Sedekah Beras Muhammad Mustakim, S.Sos M.AB dan Reza Nuzully Rahman.
Para korban dikumpulkan di masing-masing tenda yang diisi 179 orang berlokasi di Desa Lebe RT 02 & 03 RW 07 Desa Sukawangi Kecamatan Warung Kondang, Rt 001 RW 004 Desa Sukajaya, Kecamatan Cugenang, Jl Gatot Mangkupraja, Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Founder Sedekah Beras Muhammad Mustakim, S.Sos M.AB, mengatakan, pengiriman bantuan ini tak hanya memakai mobil roda empat karena medan paskagempa tentu tak semulus sebelumnya.
“Sehingga selain harus memakai kendaraan roda dua juga harus berjalan kaki menuju tenda darurat,” ujar Founder Sedekah Beras Muhammad Mustakim, S.Sos M.AB.










