Sementara itu, Kepala DKP3 Kabupaten Balangan Tuhalus menyampaikan saat ini pihaknya tengah mengusahakan peningkatan harga karet di Balangan hingga Rp 7.800 sampai Rp 8.000 per kg, sehingga tidak jauh berbeda dari harga di pabrik yaitu Rp 9.800,- hingga Rp 10.000 perkg.
Dia berharap dengan adanya pertemuan ini bisa mendekatkan dan menaikkan harga di petani, meskipun harga ini masih tergantung pada kekeringan dan kualitasnya.
BACA JUGA:
Ratusan Anak PAUD dan TK Antusias Ikut Karnaval Anak Usia Dini Tahun 2022 di Balangan
Tuhalus menyatakan ke depannya bisa terjalin kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan para pabrik karet, agar bisa meningkatkan harga karet serta mencegah terjadinya penurunan harga beli karet.
“Dengan adanya FGD ini kita bisa dapat solusi bagaimana caranya supaya harga karet ini tidak turun karena mengingat harga sekarang masih dikisaran Rp 6.800 perkg.” bebernya.
Menurut Tuhalus, setelah petani mengetahui kisaran harga saat ini, mereka bisa memperbaiki kualitas karet dan dari pihak instansi terkait berusaha membantu menyalurkan antara petani, pedagang, pengumpul dan pabrik.
Kalimantanlive.com/kamil
Editor : Elpian







