BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Desak KUHP yang baru disahkan dicabut, Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali geruduk gedung DPRD Kalsel. Rabu (14/12/22).
“Dimana RKHUP pada tanggal 6 Desember Bermasalah ini telah disahkan oleh DPR RI, padahal masih banyak pasal yang bermasalah. Kami mendesak agar KUHP bermasalah dicabut,” ujar seorang orator Yogi Ilmawan, Kordinator Aksi.
BACA JUGA:
TUNTUTAN Mahasiswa saat Serbu Gedung DPRD Banjarbaru, Pemerintah Terlalu Terburu-buru
Yogi menegaskan pihaknya hanya ingin menemui Wakil Rakyat Kalsel untuk membahas KUHP bermasalah tersebut.
“Kami ingin bertemu dengan DPRD bukan dengan pihak aparat kepolisian, kami tidak ada urusan dengan mereka. Kami beri waktu 15 menit diharapkan mereka menemui kami,” katanya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada wakil rakyat yang menemui massa aksi di depan gedung DPRD Kalsel.
Sementara itu, Anggota DPRD Kalsel Karlie Hanafi Kalianda yang menemui mahasiswa mengatakan, pengesahan KUHP di pusat bukan ranah pihaknya.









