Tanam 1.000 Mangrove di Pulau Curiak, DLH Kalsel Apresiasi AHM dan Sahabat Bekantan Indonesia

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan (DLH Kalsel) mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh Yayasan Astra Honda Motor (AHM) bersama Sahabat Bekantan Indonesia dengan penanaman 1.000 pohon mangrove rambai di kawasan Station Riset Bekantan.

Kepala DLH Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, Pulau Curiak dikembangkan sebagai kawasan penyangga yang sesuai dengan ekosistem Bekantan serta menjadikan kawasan tersebut sebagai mangrove rambai center.

# Baca Juga :Terkumpul Rp723 Juta Lebih, Pemprov Kalsel Serahkan Bantuan Korban Bencana Cianjur

# Baca Juga :LAPOR! Susur Sungai, Semangat Pemprov Kalsel Wujudkan Pelayanan Publik Warga di Pinggir Sungai

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Raih SAKIP Predikat A, Satu-Satunya Provinsi di Luar Jawa

# Baca Juga :BAZNAS Gelontorkan Rp 2,3 Miliar untuk Umat, Pemprov Kalsel Minta Masyarakat Rajin Berzakat

“Mangrove rambai merupakan habitat bekantan yang di pucuk daunnya menjadi sumber pakan utama bagi primata endemik Kalimantan yang terancam punah ini,” kata Hanifah, Banjarbaru, Selasa (13/12/2022).

Dijelaskan Hanifah, dengan penanaman tersebut selain memperbaiki ekosistem mangrove pada Pulau Curiak, penanaman mangrove tersebut dapat berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim dan dengan penanaman ini diharapkan nanti secara tidak langsung akan menumbuhkan ekonomi masyarakat.

“Karena dengan adanya habitat yang bagus tentunya kita harapkan juga banyak biota maupun ikan yang tumbuh berkembang disana sehingga juga menguntungkan petani disekitar,” ucap Hanifah.

Hanifah pun mengucapkan terima kasih kepada Sahabat Bekantan Indonesia yang secara konsisten melakukan upaya memperbaiki lingkungan dan peningkatan kualitas hidup.(*/kalimantanlive.com)

editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id