Cek Peringatan Dini BMKG Senin 19 Desember 2022, 28 Wilayah Termasuk Kalsel Hujan Lebat

KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk 28 wilayah di Indonesia, Senin (19/12/2022).

Berikut BMKG merincian peringatan dini cuaca ekstrem yang bakal terjadi di wilayan di Indonesia, hari ini.

Untuk wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), BMKG menulis Peringatan Dini sebagai berikut: “Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada dini hari di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan sekitarnya”.

# Baca Juga :Peringatan Dini Sabtu 17 Desember 2022, BMKG: Kalsel Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca 33 Wilayah di Indonesia, BMKG: Hujan Petir Landa Banjarmasin & Banjarbaru Siang Ini

# Baca Juga :Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat di Indonesia Hari Ini, BMKG: Kalsel Hujan Petir dan Angin

# Baca Juga :Cuaca Ekstrem di 30 Wilayah Hari Ini, Rabu 14 Desember 2022, BMKG: Kalsel Hujan Disertai Patir

Sementara itu wilayah lainnya yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan lainnya.

Dikutip dari malam resmi bmkg.go.id, BMKG menulis bahwa Bibit Siklon Tropis 98S terpantau di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung dengan tekanan udara 1001.9 hPa, dan kecepatan angin 25 Knot.

Sistem ini, kata BMKG, bergerak ke arah selatan dan menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 kt (low level jet) di sekitar Samudera hindia Barat Daya Lampung.

Potensi sistem ini untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori Sedang.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis, di sepanjang daerah Low Level Jet dan konvergensi tersebut.

Sirkulasi siklonik terpantau di Laut Natuna, di Perairan Utara Halmahera, dan di Laut Arafuru bagian barat.

Hal ini yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Riau hingga Kep. Bangka Belitung, di Maluku Utara, NTT dan di Maluku bagian selatan.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di Aceh, Sumatera Utara, dari Lampung hingga Laut Jawa bagian barat, di Jawa Barat, dari Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Tenggara, di Maluku dan Papua Barat.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Riau

Kep. Riau

Jambi

Sumatera Selatan

Kep. Bangka Belitung

Lampung

Banten

Jawa Barat

Jawa Tengah

Yogyakarta

Jawa Timur

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Utara

Kalimantan Timur