Dia mengatakan, dengan adanya Coffee Morning hari ini terbukti tak ada persoalan, semua pengurus ALFI/ILFA Kalsel bersama seluruh JPT sepakat untuk bersama-sama menyelesaikan masalah-masalah di Pelabuhan.
“Terutama masalah PMKU yang jadi keluhan anggota karena agak rumit untuk mendapatkannya dari salah satu instansi yakni KSOP dan kedua masalah masih kekurangan stok solar untuk kebutuhan anggota,” ujarnya.
BACA JUGA : Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Hadir di Tengah Aksi Demo ALFI Kalsel, Ajak Massa Buka Forum Diskusi
Untuk solar, jelas Saut Nathan Samosir, ALFI/ILFA Kalsel telah diberikan jalur khusus lewat dua SPBU yakni AKR dan 015, namun saat ini hanya satu SPBU 015 yang berjalan sedangkan AKR belum jalan.
“Masalah SPBU AKR ini akan kita selesaikan segara supaya anggota ALFI/ILFA yang bekerja di pelabuhan tidak terganggu untuk mengangkut logistik karena kekurangan BBM solar,” ujarnya.
Jadi, lanjut Saut Nathan Samosir, ada dua program kerja utama pengurus ALFI/ILFA Kalimantan Selatan, yakni menyesaikan masalah PMKU yang jadi kendala anggota dan kekurangan stok solar yang masih belum mencukupi untuk kebutuhan anggota JPT yang ada di Pelabuhan Trisakti.
Saut Nathan Samosir juga bersyukur acara Coffee Morning berjalan dengan lancar dan baik, dan berharap pertemuan itu menjadi momentum bagi kawan-kawan untuk menangkal, bahwa apa yang digulirkan lewat mosi tak percaya itu tidak benar.
“Apa yang digulirkan adalah skenario yang membohongi dan merusak citra ALFI/ILFA Kalimatan Selatan. Dan hari ini telah kita bersihkan, tidak ada persoalan dalam ALFI/ILFA. Mereka yang ada di luar asosasi bukan tanggung jawab kami,” ucap Saut Nathan Samosir.









