“Sering membersihkan bak mandi, memperhatikan perabotan rumah tangga yang menampung air, menggunakan kasa nyamuk, jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, dan gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu,” kata Ramadhan.
Menurutnya pihaknya telah melakukan penyelidikan epidemiologi jika ditemukan ada jentik baru untuk dilakukan fogging abate dan penyuluhan PSN pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M.
BACA JUGA: Waspada! DBD Ancam Kota Banjarmasin, Data di Dinkes Sekitar 30 Kasus Hingga Juli 2022
Hal tersebut, ujar Ramadhan, tindaklanjutnya bisa melalui laporan puskesmas untuk melakukan penyelidikan mencari jentik nyamuk.
“Sudah sekitar 85 titik lokasi yang kami lakukan fogging hingga bulan September kemarin,” jelas Kadinkes Banjarmasin.
Kalimantanlive.com/ilham
Editor : elpian







