Sementara ini untuk upaya penanganan di lokasi pihak keluarga telah berinisiatif dengan menerjunkan excavator mini untuk menancapkan kayu galam ke bagian bibir pantai sekitar makam untuk menahan gelombang air laut.
“Dengan adanya inisiatif tersebut setidaknya mengurangi abrasi atau penahan sementara agar kuburan yang di sekitarnya tidak tergerus oleh gelombang pasang,” jelas Komandan Regu Damkar Kusan Hilir.
Kalimantanlive.com/ilham
Editor : elpian







