BATULICIN, Kalimantanlive.com – Inovasi baru Program Detak Detik yang diluncurkan Disdukcapil Tanah Bumbu awal November lalu, sudah diikuti 92 desa. Artinya, mereka sudah menggunakan aplikasi ini.
“Setiap hari sebanyak 200-300 dokumen yang mengalir ke tempat kami,” kata Kadisdukcapil Tanah Bumbu Gento Hariyadi kepada Kalimantanlive.com dan radio-swarabersujud.com, beberapa hari lalu.
Dia mengatakan Program Detak-Detik atau kepanjangan dari Desa Tertib Administrasi Kependudukan dan Dengan Teknologi Informasi Komunikasi.
BACA JUGA: 2023, Bupati Tanah Bumbu Zairullah Minta Camat Membuat Vision Khusus sebagai Motivasi dan Inovasi
Menurut Gento, inovasi Disdukcapil Tanbu ini diluncurkan dalam rangka mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) ke masyarakat dengan cara membuka lapak atau tempat layanan di seluruh desa dan kelurahan di Bumi Bersujud.
“Dengan adanya aplikasi Detak Detik ini, masyarakat sangat diuntungkan. Dinilai dari segi ekonomis, efektivitas, efesiensi mereka untung, karen tidak perlu datang lagi ke Disdukcapil untuk antri berlama-lama” jelasnya.
Cara kerja dari Detak-Detik adalah masyarakat datang ke kelurahan atau desa. Kemudian operator desa mengupload data dukung persyaratan yang diperlukan, lalu dikirim ke Disdukcapil Tanah Bumbu.
Selanjutnya Disdukcapil melakukan verifikasi data tersebut, dan dilakukan penginputan data di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).







