Mixue menegaskan belum memiliki sertifikat halal tidak sama dengan tidak halal. Mereka mengklaim tidak ada kandungan alkohol, rum atau babi di dalam produknya.
Mixue mengklaim sudah mengurus sertifikat halal kepada otoritas halal di China sejak 2021 awal, tetapi hingga kini prosesnya belum selesai. Pihak manajemen beralasan lamanya pengurusan halal lantaran 90 persen bahan bakunya diimpor dari China.
Di Indonesia sendiri, Mixue hadir di sejumlah kota besar Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. “Di triwulan IV 2022 ini kami punya promo khusus (untuk menjadi mitra) untuk wilayah kabupaten tertentu pulau jawa loh, promo ini hanya berlaku dari September akhir hingga Desember 2022,” demikian dikutip dalam akun Instagram resmi Mixue Indonesia @Mixueindonesia.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/cnnindonesia.com







