BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Di awal 2023, Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) memulai aktivitas kegiatan pemeliharaan tanaman eucalyptus pellita di kawasan BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Kamis (5/1/2023).
“Jadi hari ini kami melakukan pemeliharaan tanaman eucalyptus pellita untuk melindungi tanaman agar tumbuh subur dan terawat,” ucap Kepala Bidang Pengendalian Daerah Aliran Sungai, Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dishut Provinsi Kalsel, Alip Winarto.
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Siapkan 3 Rencana Aksi Utama untuk Perkuat Kehumasan di 2023
# Baca Juga :Pesona Geopark Meratus di Goa Liang Bangkai, Pemprov Kalsel Perjaungan ke Unesco
# Baca Juga :IPP Kalsel di Bawah Standar, Pemprov Dongkrak dengan Cegah Pernikahan Usia Dini
# Baca Juga :Cara Kalsel Kendalikan Inflasi, Pemprov Bagi-bagi Beras Gratis ke Masyarakat Miskin
Disampaikan Alip, pemeliharaan tanaman dilakukan jajaran Dishut bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Perbenihan Tanaman Hutan (UPTD BPTH).
“Pemeliharaan rutin sekaligus penanaman dilakukan setiap Kamis dan Jumat agar semangat revolusi hijau tetap terjaga,” ungkap Alip.
Alip menjelaskan, pemeliharaan tanaman mencakup pendangiran dan pembersihan rumput yang sudah panjang agar tumbuhnya bibit eucalyptus pellita terjaga dengan maksimal.
“Dilihat, terdapat tiga bibit eucalyptus pellita yang harus diganti atau mati dan 150 bibit eucalyptus pellita berhasil ditanam,” sebut Alip.
Dilanjutkan Alip, Pemerintah Provinsi Kalsel terus menggelorakan gerakan revolusi hijau, yaitu menanam dan menanam yang telah dicanangkan oleh Gubernur Kalsel.
“Penanaman salah satu program unggulan pemerintah sehingga perlu mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Dari gerakan penanaman sebagai upaya untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan sumber daya alam yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia,” kata Alip.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










