Kades Wanita Pertama Belandean Ini Andalkan Komunikasi ke Semua Warga untuk Bangun Desa

Elly sendiri mengaku sebelumnya terpilih menjadi kades, dirinya memiliki pengalaman sebagai anggota BKD Desa Belandaen. “Pengalaman saat di BKD, menjadi modal ketika terpilih sebagai Kades Belandeian,” tuturnya.

Walaupun belum berpengalaman sebagai Kades, Ibu tiga anak itu ternyata mewarisi darah sebagai pemimpin desa dari sang kakek yang pernah menjadi pembakal.

“Dulu kakek pernah menjabat sebagai pembakal selama belasan tahun di Desa Belanderan,” ucapnya.

BACA JUGA:

Selaku kades wanita pertama di Desa Belandean, Elly, berjanji tidak akan ‘menyentuh’ hal – hal yang bakal merugikan karirnya serta diri pribadinya sendiri.

Sementara, Kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang kerap ‘menghantui’ sejumlah kepala desa (kades) di tanah air, jadi motivasi dirinya, untuk membangun desanya, tanpa harus berlaku demikian

“Saya ini juga ibu dari tiga putra – putri yang masih kecil – kecil. Jangan sampai terjerat korupsi. Saya juga akan sangat malu dengan warga dan keluarga saya,” ucap kades wanita kelahiran Desa Belandean, 15 April 1983 itu.

Elly hanya berharap niat dan pengabdian dan tanggung jawab, dirinya sebagai kades, untuk membangun dan memajukan desa Belandean menjadi Desa Mandiri bisa berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh warganya.

Kalimantanlive.com/eep
editor : elpian