Heboh! Ibu Muda Diculik Minta Tebusan Rp 45 Juta ke Suami, Polisi Ungkap Kebohongan Sang Istri

KALIMANTANLIVE.COM – Seorang ibu muda berinisial Y (29), warga Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengaku kepada suaminya bahwa dirinya diculik bersama anaknya.

Tak tanggung-tanggung Y meminta suaminya mengirim uang tebusan Rp45 juta.

Setelah diusut ternyata, penculikan dirinya dan anaknya pada Rabu (4/1/2023), adalah skenario yang dibuat Y agar bisa mendapatkan uang Rp45 juta dari suaminya.

# Baca Juga :MELAWAN, Pelaku Penculikan 10 Anak Didor Petugas: Modusnya Mengaku Sebagai Polisi

# Baca Juga :Dugaan Percobaan Penculikan Anak Terjadi Lagi di Banjarmasin Utara, Polisi: Pelaku Diamankan dan Masih Diperiksa

# Baca Juga :Percobaan Penculikan Pelajar SD di Banjarmasin Jadi Perhatian Disdik Banjarmasin, Totok Sebut Hal Ini

# Baca Juga :Filipina Usir 40 Ribu Pekerja China dan Tutup 175 Perusahaan Judi, Ini Penyebabnya

Heboh terkait penculikan Y dan anaknya ini bahkan sempat viral di media sosial.

Kronologinya, Y sempat dinyatakan diculik bersama anaknya saat hendak pulang ke rumahnya, dan membuat heboh media sosial.

Namun, Y istri di Bogor pura-pura diculik ini berhasil ditemukan di Puncak Bogor, tepatnya di Jembatan Gadog, Kecamatan Cisarua, Jumat (6/1/2022) pagi.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menyatakan, Y dan anaknya tidak hilang diculik, melainkan Y membuat skenario pura-pura diculik.

“Dari hasil penyelidikan, Y dan anak tersebut bukanlah diculik melainkan berskenario berpura-pura diculik akibat tagihan utang yang melilitnya,” kata Iman melalui keterangan tertulisnya, Jumat.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Y mengaku hanya pura-pura diculik karena terlilit utang sebesar Rp 45 juta.

Y nekat merekayasa pura-pura diculik itu untuk membayar utang tanpa sepengetahuan suaminya, dibantu oleh rekannya berinisial T.

“Y pergi ke wilayah Cijeruk dan berfoto seolah-olah sedang diculik dengan mulut terikat, mata tertutup sambil menggendong anaknya. Foto tersebut dikirimkan kepada suaminya dan meminta uang tebusan sebesar Rp 50 juta,” ungkapnya.

Sadar perbuatannya salah, Y kemudian memutuskan untuk pulang dengan diantar rekannya dalam keadaan takut.

Dia pun turun di Jalan Raya Cisarua, Puncak Bogor dan meminta tolong kepada warga yang melintas untuk menghubungi sang suami dan orangtuanya.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung mendampingi suami Y untuk melakukan penjemputan ke lokasi ditemukannya Y.

“Terkait kasus ini kami pun masih terus melakukan penyelidikan terhadap seorang rekan korban yang turut merencanakan skenario penculikan ini,” pungkasnya.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber