Kuota Haji Kalsel 2023 Kembali Normal, Kemenag Kalsel Sebut Jumlahnya 3.800 orang

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Ditahun 2023 ini, kuota haji Embarkasi Haji Banjarmasin bakal kembali normal, yaitu berjumlah 3.800 calon jemaah haji.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan Dr H Muhammad Tambrin.

“Insya Allah, kuota haji daerah kita kembali normal 3.800 orang,” ujarnya di Banjarmasin, Minggu (8/1/2023).

# Baca Juga :Pulang dari Tanah Suci Mekkah, Ratusan Jemaah Haji Asal Banjarmasin Dinyatakan Negatif Covid-19

# Baca Juga :Sakit, Seorang Jemaah Haji Kloter 7 Banjarmasin Masih Tertinggal di Mekkah Saudi Arabia

# Baca Juga :Kedatangan Jemaah Haji Kloter 7 Banjarmasin Kalsel Disambut Isak Tangis Keluarga

# Baca Juga :81 Jemaah Haji Indinesia Wafat di Arab Saudi, Penyebabnya Cardiovascular, Apa Itu?

Tambrin menyampaikan hal tersebut berdasarkan rilis Kementerian Agama RI bahwa Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M.

Kesepakatan tersebut ditandatangani hari ini oleh Menag RI Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di Jeddah.

“Alhamdulillah misi haji 2023 dimulai. Saya hari ini menandatangani kesepakatan haji dengan Menteri Haji Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jemaah,” jelas Menag di Jeddah, Minggu.

Dengan kuota haji nasional tahun 2023 ini kembali seperti sebelum terjadi pandemi COVID-19 sejak 2020, kata Tambrin, maka kuota haji di Kalsel kembali demikian pula.

“Semoga tidak ada perubahan, Terimakasih Bapak Menag RI Gus Yaqut Cholil Qoumas atas negosiasi dan lobby dengan Kerajaan Arab Saudi,” tuturnya.

Sebelumnya, pada musim haji 2022, kuota haji Kalsel sebanyak 1.743 orang. Sedangkan pada tahun 2019 sebanyak 3.818 orang.

Tambrin membagikan rilis Kementerian Agama RI, bahwa Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M. Kesepakatan tersebut ditandatangani hari ini oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di Jeddah.

Ikut menyaksikan, Ketua Komisi VIII Ashabul Kahfi, Dirjen Penyenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah. Hadir juga Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar Ali, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo dan Ishfah Abidal Aziz, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

Dalam kesempatan itu, Menag juga menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk Yang Mulia Raja Salman dan Pangeran Muhammad Bin Salman. Selama ini, Indonesia dan Arab Saudi menjalin hubungan yang sangat erat.